SuaraJawaTengah.id - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita mengatakan pertandingan Liga 1 Indonesia musim 2022-2023 digelar malam hari demi menghibur penonton televisi.
Akhmad Hadian menyebut hal itu sesuai dengan kesepakatan dengan pemegang hak siar. Laga malam Liga 1 terkini digelar di atas pukul 20.00 WIB, bahkan ada yang dimulai pukul 20.45 WIB.
"Tidak bisa dipungkiri bahwa unsur pemegang hak siar (broadcaster) harus diikuti dalam menyusun jadwal. Menurut mereka, pada jam segitulah penonton sudah santai di rumah sambil menunggu istirahat," kata Akhmad dikutip dari ANTARA Rabu (14/7/2022).
Dia menyadari ada beberapa klub yang tidak sepakat dengan banyaknya pertandingan ada malam hari, salah satunya Persib.
Untuk itu, LIB mengakomodasi permintaan tersebut. Namun, tidak semua dapat diwujudkan, apalagi untuk tim seperti Persib atau Persija yang memiliki daya tarik tinggi.
"Kami tidak dapat memungkiri tim-tim tertentu banyak penontonnya. Akan tetapi, ada pula klub yang ingin bermain malam. Jadi kami menggeser-geser jadwalnya agar 18 tim mendapatkan jadwal yang rata," tutur Akhmad.
Mengenai WIB menjadi acuan jadwal, meski ada pertandingan di wilayah waktu Indonesia bagian tengah (WITA), Akhmad menyatakan bahwa pihaknya membutuhkan satu acuan waktu untuk penyusunan jadwal.
"Jadi harus ada satu standar waktu, nanti dikonversi ke waktu lokal," kata dia.
Mengenai kesepakatan jadwal dengan pemegang hak siar, Direktur Operasional LIB Sudjarno mengaku mesti menyesuaikan diri dan menyepakati kesepakatan jalan tengah.
Baca Juga: Persib Dijadwalkan Sering Main Malam di Liga 1 2022-23, Umuh Muchtar: Itu Sangat Merugikan
"Ada win win solution kami dengan broadcaster. Tak menutup nanti ada perubahan jadwal, melihat dinamika yang terjadi di lapangan," kata Sudjarno.
Liga 1 Indonesia akan diikuti oleh 18 tim di mana tiga di antaranya yakni Persis, RANS Nusantara FC dan Dewa United berstatus tim promosi.
Tidak seperti musim 2021-2022 yang berformat seri dan berlangsung dalam wilayah klaster, Liga 1 musim ini akan kembali ke sistem sebelum pandemi COVID-19, dengan kandang-tandang, termasuk dapat dihadiri penonton di stadion dengan jumlah sesuai level PPKM di wilayah masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kronologi Kasus Deepfake AI di Jateng: Ditolak Mantan Pacar, Mahasiswa Semarang Sebar Konten Porno
-
Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake
-
Jateng dan Kaltim Teken Kerja Sama Raksasa Rp20,2 Triliun, Pasok Pangan hingga Dukung IKN!
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Sinergi Fiskal dan Perbankan Diperkuat, BRI Siap Dorong Pembiayaan Sektor Produktif