SuaraJawaTengah.id - Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) memamerkan gambar hasil tangkapan teleskop angkasa James Webb yang begitu memukau menonjolkan keindahan semesta raya.
Teleskop yang diluncurkan tepat di momen natal 2021 itu memberikan pandangan baru mengenai alam semesta dan diharapkan bisa memberi gambaran penelitian antariksa di masa depan.
Reuters menyiarkan pada Kamis (14/7/2022), ada lima gambar yang dipamerkan dan menunjukkan beragam fenomena kosmos yang paling berwarna serta hidup sepanjang sejarah.
Misalnya seperti gambaran dua nebula yang tengah membentuk calon bintang baru serta dua set gugus galaksi.
NASA juga disiapkan menyajikan analisis spektrografis pertama dari Teleskop Webb terkait sebuah planet yang diperkirakan memiliki setengah massa Jupiter dan terletak lebih dari 1.100 tahun cahaya.
Dari fenomena- fenomena kosmos yang dipamerkan NASA itu, ada fenomena yang telah awam bagi para ilmuwan seperti kelompok galaksi berjarak 290 juta tahun cahaya bernama "Stephan's Quintet".
Kelompok galaksi itu telah ditemukan sejak 1877, namun NASA menjanjikan gambaran serta tangkapan dari Teleskop Webb memberikan pandangan baru bagi para peneliti.
"Apa yang saya lihat menggerakkan saya sebagai seorang ilmuwan, sebagai seorang insinyur dan sebagai manusia," kata Wakil Administrator NASA Pam Melroy yang meninjau gambar-gambar itu.
Teleskop James Webb merupakan teleskop dengan sensor inframerah yang memakan biaya pembangunan sebesar 9 miliar dolar AS dan dikirim ke luar angkasa menggantikan Teleskop Luar Angkasa Hubble.
Baca Juga: NASA akan Rilis Gambar Kosmik Pertama dari Teleskop Webb
Benda yang digunakan untuk pengamatan di luar angkasa itu mengorbit dengan jarak 1,6 juta kilometer dari Bumi memantau fenomena- fenomena tak terbayangkan di luar angkasa.
Sensitivitas inframerahnya tak main- main sehingga memungkinkan Teleskop Webb mendeteksi sumber cahaya yang seharusnya tersembunyi dalam spektrum yang terlihat oleh debu dan gas.
Instrumen Webb juga membuatnya ideal untuk mencari tanda-tanda atmosfer yang berpotensi mendukung kehidupan di sekitar bumi seperti di Mars atau pun di satelit alami Saturnus bernama Titan.
Selain sejumlah penelitian yang sudah disiapkan untuk Teleskop Webb, temuan teleskop yang paling revolusioner mungkin bisa terjadi seperti saat Teleskop Hubble membuka bidang penelitian baru mengenai "Dark Matter" atau materi gelap. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari
-
Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!
-
Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan
-
Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim
-
Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School