SuaraJawaTengah.id - Aksi tak terpuji dilakukan dua oknum suporter PSIS Semarang yang melakukan pelemparan batu ke kaca mobil warga di Jalan Tentara Pelajar.
Dua oknum suporter PSIS Semarang yang melakukan aksi anarkis pelemparan batu tadi bernama Teguh Tri Prasetyo (26) dan Lutfi Dian Pratama (27), keduanya adalah warga Kecamatan Pedurungan, Semarang.
Aksi itu terjadi, 7 Juli 2022 silam menjelang pertandingan semifinal leg pertama melawan Arema FC di Stadion Jatidiri.
Melansir Ayosemarang.com--jaringan Suara.com, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Sardo Lumbantoruan menjelaskan kronologi tindak anarkis keduanya.
Mobil korban yang dilempari batu tadi merupakan miliki Aris Fernando dikemudian oleh istri dan kedua anaknya. Mereka hendak pulang menuju Pucang Gading.
Berdasarkan keterangan korban, aksi pelemparan itu berada di Pasar Kambing, jalanan sempat macet. Aris yang duduk di belakang mengeluarkan tangan dari kaca mobil dengan maksud memberi tanda kepada pengendara untuk berhati-hati.
"Namun tanpa sengaja tangan korban mengenai pelaku dan langsung membuat tersinggung. Pelaku tidak terima dan mengejar motor korban," ungkapnya, Kamis (14/7/2022).
Saat pelaku meminta berhenti, istri korban yang mengemudi tidak mau berhenti. Alhasil, pelaku mengambil batu dan saat dalam pengejaran melempar batu ke kaca mobil korban sampai pecah.
“Selain memecahkan kaca mobil, pelaku juga menendang bodi belakang mobil korban, dengan alesan karena korban tidak mau berhenti maka ia melakukan aksi tersebut,” tuturnya.
Usai melakukan tindak anarkis, pelaku langsung ditangkap di Jalan Tlaga Bodas di hari yang sama.
“Terkuaknya kasus tersebut juga dibantu korban yang merekam melalui dalam mobil. Sehingga penangkapan tidak membutuhkan waktu lama,” tandas Donny.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal Pasal 406 KUHP atau pasal 170 ayat (1) KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal lima tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Stunting Jateng Turun Jadi 9,93 persen, Ahmad Luthfi Jadikan Demak dan Semarang Percontohan Nasional
-
Cegah Kerusakan Cagar Budaya, BPK Jateng Minta Bangunan Tambahan Eks Stasiun Banjarnegara Diturunkan
-
Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H
-
Investasi Ketahanan Pangan, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemprov Perbanyak Bantuan Bibit Pohon
-
Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh