SuaraJawaTengah.id - Sebuah pabrik pengolahan pupuk di Mranggen, Demak tebakar, Kamis (21/7/2022) sekitar pukul 17.30 WIB.
Akibat kebakaran besar itu memaksa pengelola RS Pelita Anugerah mengevakuasi pasiennya.
Proses evakuasi sempat menyebabkan kepanikan pasien maupun petugas di rumah sakit tersebut.
Kebakaran ini melahap sebuah gudang pabrik pengolahan pupuk di Mranggen yang diduga berasal dari konsleting listrik.
Kapolres Demak AKBP Budi Adhi Buwono membenarkan kebakaran pabrik yang berdekatan dengan Rumah Sakit Pelita Anugerah Mranggen itu.
"Personel gabungan dari polres dan polsek ikut diperbantukan untuk proses pemadaman," kata Budi dilansir ANTARA, Kamis (21/7/2022).
Ia belum bisa memastikan penyebab kebakaran yang terjadi usai para pekerja pulang itu.
Beberapa kali ledakan diduga terjadi dari dalam pabrik yang terbakar.
Proses penyelidikan mengenai penyebab kebakaran, kata Budi, baru bisa dilakukan setelah api benar-benar padam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Ratusan Guru di DIY Dilatih AI untuk Pangkas Beban Administrasi
-
Ke China Makin Praktis, QRIS Cross Border BRImo Kini Bisa Dipakai di Merchant Lokal
-
BRI Raih Global Private Banking Innovation Awards 2026, Cermin Pentingnya Wealth Management
-
Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar
-
Pemkot Semarang Buka Pintu Sekolah Negeri untuk Anak Perantau dan Sediakan 6.000 Kursi Swasta Gratis