SuaraJawaTengah.id - Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika mengatakan temuan potongan tubuh manusia di sekitar aliran Sungai Kretek di Desa Kalongan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (24/7/2022), diduga adalah korban mutilasi.
"Dugaan sementara mutilasi. Masih kami dalami," kata Yovan dikutip dari ANTARA pada Senin (25/7/2022).
Meski demikian, ujar dia lagi, untuk memastikan hal tersebut harus menunggu hasil autopsi
Potongan tubuh manusia ditemukan warga di sekitar aliran Sungai Kretek di Desa Kalongan, Kabupaten Semarang.
Menurut Kapolres, potongan tubuh tersebut selanjutnya dikirim ke RS Bhayangkara Semarang untuk identifikasi lebih lanjut.
Adapun anggota tubuh yang ditemukan tersebut antara lain dua tangan, masing-masing kanan dan kiri, serta potongan tulang.
"Kami masih menyisir area di sekitar lokasi untuk mengetahui kemungkinan adanya bagian tubuh yang lain," katanya pula.
Yovan belum bisa memastikan jenis kelamin pemilik potongan anggota tubuh itu.
"Jenis kelaminnya belum diketahui karena sudah dalam kondisi rusak," katanya lagi.
Termasuk, kata dia pula, upaya identifikasi akan dilakukan dengan pemeriksaan DNA, menyusul rusaknya sidik jari pada bagian tubuh yang ditemukan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Krisis Ladang Tani hingga Demam AI Global Jadi Biang Kerok Inflasi Jawa Tengah Mei 2026
-
Di Ambang Putus Sekolah, Ribuan Anak Miskin Jateng Diselamatkan Program Sekolah Kemitraan
-
Tegas! Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Anggaran Diprioritaskan untuk Perbaiki Jalan Berlubang
-
Kejurnas Sprint Rally Dongkrak Pengembangan Sport Tourism Jawa Tengah
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang