SuaraJawaTengah.id - Vokalis band Zigaz, Yanuar Dwi Putra ternyata pernah berkecimplung di dunia sepak bola Indonesia.
Vokalis band yang akrab dengan nama Zian Zigaz juga menyoroti kinerja pelatih klub-klub Indonesia.
"Jadi zaman gua sepak bola itu, pelatih itu bagus ya. Yang bikin rusak itu manajemen. Gua harus ngomong blak-blakan," kata Zian Zigaz dikutip dari akun TikTok @_podcastindonesia.
Zian Zigaz mengakui sebelum terjun ke dunia musik, ia bersama adiknya pernah mencicipi berkarir di sebuah klub ternama di Indonesia.
"Gua di Persita, adik gue dulu masuk Persija junior," sambungnya.
Sayangnya, adik Zian Zigaz gagal masuk di skuat inti Persija Jakarta. Disebabkan tak mendapat izin ayah Zian Zigaz lantaran manajemen Persija meminta sejumlah uang sebagai syaratnya.
"Terus adik gua kepilih sama pelatihnya masuk Persija senior ternyata dimintain uang kalau mau masuk skuat inti sekian puluh juta," ungkapnya
"Bokap marah, udah cabut lu cari kesibukkan lain. Akhirnya ngeband dan main musik," tandasn Zian Zigaz.
Kontan saja unggahan video itu langsung diserbu komentar warganet. Banyak dari mereka menuliskan beragam komentar.
Baca Juga: Viral Kelompok Suporter Bola Bentrok di Stasiun Jakarta, Polisi Turun Tangan
"Udah gak aneh bang. Kita hidup negeri cuan," tutur akun @ngantuk**.
"Emang bener tetangga gua juga ada yang kek gtu pas main di Persija," kata akun @ramdani**.
"Sekarang tau kan alasannya kenapa di negeri ini banyak orang berbakat tetapi hanya sedikit orang yang terpilih," imbuh akun @agussudir**.
"Sebenernya kita semua udah tau lama, pertanyaan konyol nya adalah siapa yang harus merubah semua ini," sahut akun @seeva**.
"Bukti cita-cita tidak bisa digapai dengan apa yang kita perjuangkan, melainkan cita-cita sudah dapat diperjual belikan," timpal akun @gntl**.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar
-
Sumur Minyak Rakyat Belum Jadi PAD, Blora Desak BPE Lebih Agresif Cari Investor
-
Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum
-
Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi
-
Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya