SuaraJawaTengah.id - Menikmati kopi di rumah atau di sebuah kafe mungkin sudah biasa. Namun di Kabupaten Baanjarnegara, Jawa Tengah terdapat tempat menikmati kopi di pegunungan dengan pemandangan ala New Zealand.
Tepatnya di Naksir Kopi, pengunjung akan disuguhi kopi arabika dengan pemandangan sawah diketinggian 850 di atas permukaan laut.
Tempat ngopi ini berada di tepi jalan pada jalur Banjarnegara - Pekalongan. Tepat berada di pegunungan dengan hamparan sawah yang luas, pengunjung seperti berada di New Zealand, Swiss.
Salah satu penikmat kopi, Elis Novi mengaku baru pertama kali minum kopi di pegunungan dengan pemandangan sawah. Pasalnya, kebanyakan sawah biasanya berada di dataran rendah bukan di dataran tinggi.
"Waktu lewat kok pemandangannya bagus banget, seperti bukan di Banjarnegara bahkan di Indonesia. Malah mirip New Zealand cuma ini sawah bukan rumput, "ungkap dia, Minggu (31/7/2022).
Kopi yang disuguhkan adalah kopi jenis arabika Kalibening dan beberapa kopi lokal Banjarnegara.
Ia menyebut, rasa kopi Kalibening seperti terdapat sensasi rasa buah segar.
"Ini saya minum kopi kalibening, rasanya kopinya segar, seperti ada rasa buahnya sedikit ada asam-asamnya jadi tidak hanya pahit, enak kok," ungkapnya.
Dengan pemandangan yang langka dan rasa kopi yang khas, tak heran jika banyak pengemudi yang melintas memutuskan singgah untuk menikmati kopi, salah satunya adalah Andi.
Baca Juga: Warung Kopi Keprok, Selain Menawarkan Makanan Khas Jawa juga Menyajikan pemandangan Gunung Slamet
Andi adalah warga Kabupaten Wonosobo yang akan mengantarkan barang dagangannya ke Kabupaten Pekalongan. Ia mengatakan sudah beberapa kali sengaja istirahat sambil minum kopi.
"Ya sudah beberapa kali, karena saya kirim barang jualan ke Pekalongan. Ya tiap kirim lewatnya sini, mampir. Kopinya juga enak, dan pemandangannya bagus, ditempat lain nggak ada yang seperti ini, cocok lah untuk istirahat," ujarnya.
Pengelola Naksir Kopi, Heri Susanto mengatakan, tempat ngopi ini berada di Desa Kalibombong, Kecamatan Kalibening, Banjarnegara yang dibuat dengan menyuguhkan pemandangan lain daripada yang lain.
Bagi yang ingin mencicipi kopi dengan pemandangan langka ini, pengunjung tidak perlu khawatir harga mahal.
“Kami menyajikan kopi lokal Banjarnegara. Ada macam-macam kopi, ada arabika, ada full wash, natural, wine. Harganya mulai dari Rp 7 ribu sampai Rp 10 ribu,” terangnya.
Kontributor : Citra Ningsih
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang