“Memang kalau (tenaga medis) harus stanby di situ memang kurang. Diatur jadwalnya (oleh) puskemas. Diaktifkan lagi. Bisa dimanfaatkan," jelasnya.
Puskesmas pembantu kata Bela bisa digunakan untuk memberikan pertolongan pertama layanan medis. “Mendekatkan pelayanan masyarakat. Pasti tenaga kesehatan terbatas akan dijdawalkan Kepala Puskesmas.”
Berdasarkan pantauan SuaraJawaTengah.id sejumlah kerusakan mulai tampak pada bangunan pustu Desa Gulon. Pintu menuju ruang IGD sudah mulai mengelupas dan beberapa palfon sudah jebol.
Rumput liar tampak tumbuh di sekeliling puskesmas. Halaman puskesmas kerap dipakai warga untuk menjemur gabah.
Di sebelah kiri pintu masuk terdapat plakat yang menjelaskan bangunan puskesmas merupakan bantuan masyarakat Jawa Timur. Bangunan diresmikan oleh Gubernur Soekarwo tertanggal 19 Juni 2013.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Krisis Air Bersih Jangan Cuma Dianggap Masalah Musiman! Ini Peringatan Keras Wakil Ketua DPRD Jateng
-
Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi
-
Kendal Tornado FC Syukuri Raihan Empat Poin dari Dua Laga Tandang
-
Polresta Solo Ungkap 537 Gram Sabu, Dua Tersangka Ikut Dibekuk
-
Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar