SuaraJawaTengah.id - Nama Ki Ageng Rangga Sasana atau dikenal sebagai Lord Rangga bakal mewarnai sepakbola Tanah Air. Hal ini karena Lord Rangga ditetapkan sebagai manajer tim Liga 3 Persab Brebes.
Posisi manajer diduduki pria yang sempat viral sebagai pimpinan Sunda Empire itu diputuskan di tengah tahapan penjaringan calon ketua umum Persab Brebes yang sedang berjalan.
Ketua Umum Persab Brebes Heri Fitriansyah mengungkapkan, Lord Rangga resmi menjadi manajer Persab Brebes sejak 2 Agustus 2022.
"Lord Rangga menjadi manajer setelah dilakukan rapat dan disepakati oleh tujuh bakal calon serta disaksikan suporter," kata Heri, Kamis (4/8/2022).
Heri menjelaskan, penunjukkan Lord Rangga sebagai manajer merupakan bagian dari proses pemilihan ketua umum Persab Brebes periode 2022-2027. Proses itu pada awal Agustus ini sudah sampai pada tahapan penjaringan bakal calon ketua umum.
"Tujuannya untuk mendapatkan bakal calon yang serius, dan punya visi misi yang kuat untuk Persab Brebes ke depan," katanya.
Menurut Heri, terdapat tujuh bakal calon yang sedang mengikuti tahapan tersebut setelah lolos tahapan seleksi verifikasi administrasi dan wawancara. Salah satunya adalah Lord Rangga. Ketujuh bakal calon tersebut kemudian mendapat sosialisasi tentang sejarah, tujuan, dan target Persab Brebes.
"Dalam sosialisasi itu, kami juga memberi tahu kepada tujuh bakal calon bahwa ada dua kompetisi yang harus diikuti Persab Brebes di 2022 yaitu Liga 3 dan Piala Soeratin U-17," ujarnya.
Setelah mendapat sosialisasi, kata Heri, tujuh bakal calon antusias untuk ikut terlibat secara langsung dalam kegiatan Persab mengikuti kompetisi dengan cara masuk ke manajemen. Mereka kemudian menggelar rapat tanpa diikuti pengurus Persab Brebes dan memilih Lord Rangga untuk menjadi manajer Persab Brebes di Liga 3 dan Asrofi di Piala Soeratin U-17.
"Setelah mereka berembuk dan menetapkan itu, akhirnya ya sudah, kita sepakat dan disaksikan suporter, bahwa Lord Rangga menjadi manajer di Liga 3, Asrofi di Piala Soeratin U-17, dan bakal calon lainnya masuk manajemen. Tapi secara teknis tidak kita lepas begitu saja, karena penanggungjawab utamanya tetap pengurus yang aktif saat ini," kata dia.
Heri mengatakan, dengan masuk ke manajemen, harapannya para bakal calon bisa mengetahui secara langsung kendala, permasalahan, dan tantangan yang dihadapi Persab Brebes selama mengikuti kompetisi.
"Jadi kami juga sambil melihat bagaimana keseriusan mereka, dan itu menjadi bagian dari penilaian dalam tahapan penjaringan bakal calon ketua umum," tandas Heri.
Selain masuk manajemen dan mengikuti secara langsung jalannya kompetisi, lanjut Heri, tujuh bakal calon ketua umum juga akan disosialisasikan kepada 24 voter pada 14 Agustus 2022, pembekalan terkait syarat untuk menjadi calon pada 2 September 2022, pengumpulan dukungan voter mulai 3 September hingga awal Oktober 2022, dan penetapan calon ketua umum pada akhir Oktober 2022.
"Kemudian pemilihan ketua umum akan digelar akhir November 2022, karena pengurus yang aktif saat ini selesai pada Desember 2022," ujar Heri.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November
-
SGIC IX 2026 Torehkan Benefit Rp10,5 Miliar, Dirut Semen Gresik Dorong Insan Terus Berani Berinovasi
-
Yuk Ikutan Solo Run Fest 2026, Beli Tiket lebih Mudah lewat BRImo!
-
Stok Beras Jateng Melimpah 1,5 Juta Ton, tapi Kok Harga Malah Naik? Ini Kata Gubernur Ahmad Luthfi
-
Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik, Proyek Raksasa TPA Jatibarang Dimulai Desember 2026!