SuaraJawaTengah.id - Peristiwa mengejutkan terjadi di Kafe Radio Dalam Kopi yang berada di jalan HR Boenyamin Purwokerto, Kamis (4/8/2022) sore. Lantai 3 tempat kopi setempat tiba-tiba jebol dan membuat sejumlah pengunjung jatuh ke lantai 2.
Menurut salah satu karyawan kafe, Rohman mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada saat sore hari. Waktu itu, di lantai 3 tengah terisi sekitar 30 mahasiswa yang sedang melakukan pertemuan.
"Kejadian itu sekitar jam setengah lima sore. Di lantai tiga itu lesehan alasnya pakai kayu yang besar-besar. Tapi karena mungkin over jadi ga kuat kayunya. Dari lantai tiga ke dua (ambruk)," katanya saat ditemui wartawan, Kamis (4/8/2022).
Setelah insiden jatuhnya pengunjung tersebut, para korban yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit TNI Wijayakusuma Purwokerto. Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kafe tersebut terpaksa harus ditutup sementara oleh pihak pengelola.
Sementara itu, Rezki Nor Soleh selaku ketua panita yang sedang mengadakan acara di lantai tiga lokasi setempat menjelaskan saat kejadian sedang berlangsung acara Forum Group Discussion (FGD) dengan peserta mahasiswa baru kampus Unsoed Purwokerto.
"Tadi teman-teman lagi acara FGD. Kita lagi ngumpul sama anak-anak mahasiswa baru angkatan 2022 ngobrol-ngobrol bertukar informasi di sana. Karena mungkin ramai jadi jatuh mahasiswanya," terangnya.
Menurut Rezki, jumlah korban yang mengalami luka ada sekitar lima orang. Namun dirinya belum bisa memastikan kondisinya seperti apa karena menunggu observasi dari dokter.
"Kondisinya belum sempat keluar dari dokter, jadi kita nunggu hasil dari dokternya seperti apa tapi tadi sudah dirontgen. Kalau dari kita lihat secara fisik sih ga parah, tapi ga tau hasil rekam medisnya seperti apa," jelasnya.
Ditemui usai melakukan pemeriksaan medis, Kepala RST Wijayakusuma Purwokerto, Letkol Ckm dr Ayiq mahmud Sp OT (K) Spine menjelaskan ada tiga pasien yang mengalami luka serius. Dua orang diantaranya retak tulang belakang sedangkan satunya patah tulang.
Baca Juga: Viral Maps Kafe di Bandung Jumlahnya Bikin Heran, Publik: Edan, Sampai Bingung Mau Nongkrong Mana
"Ada dua pasien yang nanti malam langsung kita tindak lanjuti karena kondisinya sangat berbahaya. Kita tidak mau menunda terlalu lama karena cidera di tulang belakang. Dari foto rontgen nya sudah bisa kita lihat. Nah ini kalau tidak kita berikan penanganan dengan baik khawatirnya nanti menjadi kelumpuhan. Makanya kita evaluasi terus," ungkapnya.
Saat ini menurutnya, ada tujuh pasien yang mengalami cidera. Dua diantaranya mengalami retak tulang belakang sedangkan ada satu pasien yang mengalami patah tulang biasa.
"Malam ini yang saya akan lakukan tindakan tiga orang. Semuanya dirawat, tiga orang itu istilahnya kita operasi. Nanti kita perbaiki secara tertutup dengan pemasangan gip. Yang paling mengkhawatirkan itu yang cidera tulang belakang," tutupnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis