SuaraJawaTengah.id - Wakil Kepala Lembaga Demografi (LD), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Paksi C.K. Walandouw, Ekosistem digital mempermudah hidup masyarakat yang mobilitasnya terhambat selama pandemi COVID-19.
"Ketika mobilitas terganggu, masyarakat bertahan tergantung dari ekosistem digital," kata Paksi dikutip dari ANTARA pada Jumat (5/8/2022).
Ekosistem memudahkan mobilitas masyarakat yang sulit melakukan perjalanan ke tempat kerja, sekolah, atau berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah pembatasan pandemi.
"Ketika mobilitas terganggu maka bagaimana masyarakat bertahan tergantung dari ekosistem dan pada 2020, ekosistem yang ada dan membantu masyarakat lewat mitra UMKM dan konsumen adalah ekosistem Gojek," ujar dia, menambahkan Lembaga Demografi sejak 2017 telah berkolaborasi dengan Gojek untuk mengadakan penelitian tentang dampak sosial ekonomi.
Dengan fitur-fitur dalam platform tersebut, masyarakat bisa lebih leluasa berbelanja, memesan makanan atau berjualan meski aktivitas lebih terpusat di rumah saat pandemi. Berdasarkan data, kontribusi ekosistem Gojek terhadap perekonomian nasional sebesar Rp249 triliun atau 1,6 persen PDB Indonesia pada tahun 2020.
Perekonomian bisa tetap tumbuh meski ada hambatan mobilitas akibat COVID-19, terbukti berdasarkan riset Lembaga Demografi pada 2020-2021 ditemukan data bahwa pendapatan mitra pengemudi motor naik 24 persen pada 2021 dari awal pandemi 2020. Sementara itu, pendapatan mitra pengemudi mobil naik 18 persen dari awal pandemi.
Dari segi UMKM, ia memaparkan 4 dari 5 mitra UMKM percaya fitur GoFood mendorong pertumbuhan usaha. Para pebisnis baru juga bermunculan, di mana 1 dari 3 mitra GoFood yang adalah pengusaha pemula yang langsung berjualan secara daring. Sementara itu, 66 persen mitra UMKM di GoFood rata-rata pendapatannya naik pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya.
Kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi
Gojek, yang mulai beroperasi sejak 2010 dan kini sudah hadir di Singapura dan Vietnam, memiliki strategi untuk terus berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Pelaku Ekraf Aceh Besar Didorong Maksimalkan Strategi Pemasaran Digital
Deputy Chief of Corporate Affairs Gojek Audrey P. Petriny mengatakan, pihaknya senantiasa melakukan inovasi dan layanan yang memudahkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Bagaimana caranya Gojek bisa membantu konsumen untuk bisa tetap produktif lewat layanan dan inovasi yang dimiliki," jelas Audrey.
Pihaknya pun ingin mendukung mitra pengemudi maupun merchant agar bisa tumbuh berkembang bersama-sama di tengah situasi sulit. Dukungan yang diberikan diantaranya adalah bantuan program kesejahteraan mitra pengemudi sejumlah Rp260 miliar berupa perlengkapan kesehatan, kebutuhan pokok juga bantuan pendapatan.
Taraf hidup mitra pengemudi serta keluarga juga ditingkatkan lewat program Gojek Swadaya yang mencapai rata-rata Rp17 miliar tiap bulan berupa subsidi belanja harian di minimarket, pulsa murah khusus mitra pengemudi, diskon perawatan kendaraan dan menu makan murah di Pojok Swadaya.
Mitra pengemudi aktif Gojek pun mendapat saham Gotong Royong sebanyak 1000-4000 lembar saham. Perusahaan ini juga memberikan program beasiswa kepada anak-anak mitra pengemudi akan berlanjut setiap tahun.
Untuk mitra merchant, tersedia aplikasi gobiz yang punya fitur-fitur untuk mengembangkan usaha. Sementara bisnis UMKM yang memanfaatkan layanan pengiriman GoSend terbantu dengan penghematan waktu, kecepatan pengiriman sampai kenyamanan serta keamanan layanan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Permudah Akses Pembiayaan Hunian dan Kendaraan
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah
-
Antisipasi Server Tumbang, Pemprov Jateng Gandeng Alibaba untuk SPMB 2026