Acara dibuka dengan penampilan film lokal berjudul “Asa yang Asu” sutradara Parno Ridho produksi Kalasa Films.
Kepala Desa Rangkah, Sarijan mengapresiasi kegiatan layar tanjleb.
“Kegiatan ini bagus, filmnya sangat mendidik dan mengangkat isu di masyarakat,” ungkapnya.
Penayangan film dilakukan dalam dua sesi. Pada sesi pertama menayangkan lima film pendek yaitu “Sorah” sutradara Mahmud Zakaria dari Sinetosaka SMA Negeri Karangkobar Banjarnegara, “Pada Hari Minggu” sutradara Nani Suryani dari KTN Cinema SMK Karya Tunas Nusantara Wanareja Cilacap, “Sepuh” sutradara Lukman Maulana dari SWBB Kabupaten Purbalingga, “Al-Gugel” sutradara Riyadi BP dari Ravacana Films, serta “Duplikat” sutradara Mohammad Al Farisi dari Rupa Rupa Films x Tetradic Films ISI Yogyakarta.
“Penayangan film layar tanjleb diiringi angin kencang yang sempat merobohkan stand photo booth dan membuat penyelenggara sedikit kewalahan. Beruntung tidak sampai melukai penonton maupun panitia yang ada di lapangan,” kata dia.
Penayangan sesi dua menampilkan film panjang Srimulat: Hil Yang Mustahal – Babak Pertama. Ditengah pemutaran film panjang, hujan turun dan membubarkan penonton dan pedagang di Lapangan Krida Taruna.
“Pada minggir karena hujan, tapi untuk pemutaran film tetap berjalan sampai selesai,” ucapnya.
Salah satu warga yang ikut menyaksikan layar tanjleb, Viki mengungkapkan dirinya tertarik dan menyesal datang terlambat.
“Sebagai warga Desa Rangkah, saya merasa tertarik pada pembuatan film dan sangat disayangkan terlambat datang dalam acara malam ini karena kurang mendapat informasi,” ucap Viki.
Baca Juga: Madrid Kena PHP Kylian Mbappe, La Liga Ambil Langkah Hukum untuk PSG!
Acara pemutaran film ditutup dengan membersihkan lapangan Krida Taruna oleh penyelenggara ditemani gerimis.
Titik Layar Tanjleb FFP 2022 malam ini berlokasi di Lapangan Candi Utama Desa Candirenggo, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Rabu, (10/8/2022).
Kontributor : Citra Ningsih
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!
-
Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen
-
MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman
-
Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang