“Sekarang lagi sering hujan, kalau hujan kita nggak produksi karena pengerjaan outdoor dan butuh sinar matahari untuk pengeringan,” jelasnya.
Dua Ukuran
Jodi menjual catur raksasa dengan dua ukuran. Yang pertama ukuran pion tinggi 50 centimeter dengan diameter 30 centimeter, dan tinggi raja 86 centimeter dengan diameter 35 centimeter.
Yang kedua ukuran tinggi pion 88 centimeter diameter 53 centimeter dan tinggi raja 150 centimeter, diameter 62 centimeter.
“Ukuran yang pertama dijual dengan harga Rp52 juta dan yang kedua harga Rp105 juta satu set tapi belum termasuk lapangan dan ongkos pengiriman,” terangnya.
Selama satu tahun, Jodi bisa menerima 5 kali pesanan catur raksasa.
“Ya paling banyak setahun omzet 5kapi penjualan,” kata dia.
Laki-laki kelahiran 1974 ini memulaikarya perdananya pada tahun 2005. Namun ia baru bisa menjual catur raksasa pada tahun 2012.
Saat ini, ia sudah menjual catur raksasa hingga penjuru Indonesia hingga mancanegara.
Baca Juga: Rekomendasi Gunung di Jawa Timur Yang Menarik Untuk di Daki
“Kalau terjauh itu New Zealand, Australia, Bali, beberapa wilayah di Jawa dan sebagainya,” sebutnya.
Ia menyebut, catur raksasa buatannya dipesan untuk dipasang di area outdoor dan area umum.
“Biasanya di outdoor dipasang di taman, hotel atau apartment,”kata dia.
Dengan membayar harga yang sudah di tentukan, Jodi memberikan garansi sampai 2 tahun.
“Apabila rusak dalam waktu maksimal 2 tahun dari pembelian, akan saya ganti. Keawetan catur ini bisa sampai 5 tahun,” jelasnya.
Tak hanya membuat, Jodi juga menyewakan catur raksasa untuk umum dengan tarif Rp750 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis