SuaraJawaTengah.id - Sebagai salah satu wilayah di Jawa Tengah, Tegal memiliki banyak sekali tempat wisata menarik yang tidak kalah dari kota-kota lain di Indonesia. Keindahan wisata alam di kota ini patut mendapatkan spotlight lebih.
Salah satu desa wisata di Tegal yang terkenal adalah Desa Guci. Seiring bertambahnya tahun, pembangunan hotel di Guci Tegal pun semakin bertambah guna memfasilitasi pengunjung yang menginap.
Nah, apakah Anda tertarik mencoba salah satu dari tujuh wisata di Tegal berikut ini? Simak beberapa daftarnya terlebih dahulu, yuk.
1. Pancuran 13 Guci
Desa Guci memiliki tempat wisata pemandian air panas yang sangat berkhasiat untuk kulit. Lokasinya ada di Ow Bojong, Kalengan, Guci. Masyarakat sekitar menamai tempat wisata ini sebagai Pancuran 13 Guci Tegal.
Tempat wisata ini dinamai Pancuran 13 Guci bukan tanpa alasan. Ada 13 pancuran yang sangat jernih dan tanpa campuran belerang. Saat ini Pancuran 13 Guci sudah dibuka untuk umum, setelah sebelumnya ditutup karena pandemi Covid-19.
Bila dilihat secara geografis, pancuran 13 guci ini berada tepat di kaki gunung slamet. Jarak dari kota Tegal sendiri sekitar 1 jam 30 menit.
2. Wisata Kesehatan Jamu
Mulanya, Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) Kalibakung hanya sebuah kolam renang yang kemunculannya sudah ada sejak puluhan tahun, tetapi terbengkalai. Kemudian, Bupati pun berinisiatif membuat tempat wisata ini sebagai lahan untuk edukasi.
Baca Juga: Kali Pepe Land Tuai Pujian Anggota DPR-RI: Hidupkan UMKM Warga Sekitar dan Tak Rusak Alam
Saat ini, WKJ terkenal sebagai tempat wisata seru sekaligus belajar. Anda tidak hanya bisa melihat berbagai tanaman, tetapi juga beberapa wahana outbound yang sangat seru.
Selain itu, tersedia pula giya jamu, kolam renang serta etalase dan klinik saintifikasi jamu. Anda yang ingin memeriksakan diri juga bisa mendatangi pelayanan lab klinik yang ada di sini.
3. The Baron Hill of Guci
The Baron Hill of Guci menghadirkan berbagai spot selfie unik untuk dipajang di media sosial. Terdapat pemandian air panas dan berbagai spot foto menarik di ketinggian ala paralayang.
Pengunjung juga bisa duduk di ayunan rotan dan rumah pohon ala desa di Jepang. Nah, bagi Anda yang merasa tidak ahli memotret, di tempat ini tersedia jasa fotografer dengan bayaran hanya Rp 10 ribuan saja.
Salah satu hal unik yang ada di The Baron Hill adalah jembatan kaca tangan emas. Spot foto ini berupa kaca sepanjang 43 meter dengan ketinggian 90 meter yang ditopang tangan emas. Nah, untuk berfoto di jembatan ini perlu merogoh kocek sebesar Rp 10 ribuan saja.
Berita Terkait
-
Kisah Makam Tanpa Nama Prajurit Nazi Yang Gugur di Kaki Gunung Pangrango Megamendung Bogor
-
Taman Kota BSD, Hiburan Murah Meriah di Pinggir Kota
-
Kampung Budaya Karawang Cocok Untuk Wisata Edukasi
-
Gemas Banget, Ada KitKat Kemasan Destinasi Super Prioritas Indonesia Limited Edition
-
Menparekraf Sandiaga Wajibkan Seluruh Desa Wisata Buat Spot Perayaan HUT RI ke-77
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Tutorial Cara Menggunakan Aplikasi Cek Bansos Resmi Pemerintah
-
Kenapa Snaptik Populer sebagai TikTok Downloader? Ini Alasannya
-
Fakta-Fakta Miris Erfan Soltani: Demonstran Iran yang Divonis Hukuman Mati
-
Suzuki Fronx vs Honda WR-V: Ini 9 Perbandingan Lengkap yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
-
BRI Peduli Bangun Saluran Air di Desa Depok, Wujudkan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan