SuaraJawaTengah.id - Sejumlah satwa dilindungi seperti gajah sumatera dan trenggiling ikut berbaris memeriahkan upacara HUT ke-77 Republik Indonesia di suaka margasatwa dan pusat konservasi satwa Bali Safari & Marine Park, Gianyar, Bali, hari ini.
Keterlibatan satwa, yang turut hadir di lapangan upacara, merupakan upaya Bali Safari & Marine Park menyuarakan pesan konservasi dan perlindungan satwa selama peringatan HUT RI.
Head of Marketing Bali Safari & Marine Park Inneke Ficianirum menyampaikan kegiatan melibatkan satwa saat upacara HUT RI merupakan tradisi yang kerap dilakukan oleh pihaknya, selaku lembaga konservasi, tiap tahun.
"Kami selalu mengedepankan (kampanye konservasi, red.) satwa dalam memperingati upacara kemerdekaan Republik Indonesia," kata Inneke saat ditemui selepas upacara.
Namun, tidak hanya sebagai ajang edukasi konservasi satwa dilindungi untuk masyarakat, ia berharap kehadiran para satwa, yaitu empat ekor Gajah Sumatera, satu ekor Burung Kakatua dan satu ekor Burung Nuri, seekor Ular Piton, dan satu ekor Trenggiling, dapat menarik minat para wisatawan untuk berkunjung ke suaka margasatwa tersebut.
Pasalnya, jumlah kunjungan selama penerapan kebijakan pembatasan akibat pandemi Covid-19 sempat turun tajam. Walaupun demikian, jumlah wisatawan yang berkunjung saat ini mulai naik. Sejak Juni 2022, Inneke menyampaikan jumlah kunjungan ke Bali Safari & Marine Park per hari mencapai 1.000 orang.
Dalam kegiatan upacara, empat gajah yang dikawal oleh pawang mengenakan hiasan kain-kain nusantara berwarna kuning emas dan merah. Salah satu ekor gajah juga terlihat mengenakan kain poleng, yaitu kain khas Bali yang memiliki motif kotak-kotak hitam putih.
Menurut kepercayaan masyarakat Bali, kain poleng merupakan wujud penghayatan dari “Rwa Bhineda”, yaitu konsep keseimbangan yang menjadi panduan dalam hidup.
Meskipun gajah-gajah dan satwa lainnya tidak terlibat dalam prosesi pengibaran bendera, mereka berhasil menjadi peserta upacara yang tertib terbukti dari jinaknya para satwa itu selama upacara berlangsung.
Baca Juga: Kenakan Jubah Panjang Merah di HUT ke-77 RI, Presiden Jokowi: Ini dari Buton
Selepas upacara, satwa-satwa yang beberapa di antaranya dilindungi itu pun kembali ke kandang dipandu oleh petugas dari Bali Safari. [Antara]
Berita Terkait
-
Kabar Duka, 1.324 Hektar Hutan Suaka Margasatwa Rawa Singkil Hilang karena Banjir Datang Bertubi-tubi
-
Aktivis Lingkungan Ajak Masyarakat Selamatkan Suaka Margasatwa Rawa Singkil
-
Jonggol Adventure Wadah Penyuka Sepeda Motor Trail, Jadi Daya Ungkit Ekonomi Imbas Pandemi COVID-19
-
The Best 5 Oto: Jelang Penutupan GIIAS 2022, Miss Auto Show, Gaya JDM, Touring HUT ke-77 Republik Indonesia
-
Rayakan HUT ke-77 Republik Indonesia, YRFI Touring Bareng dari Dua Titik
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Kejurnas Sprint Rally Dongkrak Pengembangan Sport Tourism Jawa Tengah
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu