SuaraJawaTengah.id - Baru-baru ini lagu dangdut yang berjudul Joko Tingkir Ngombe Dawet tengah viral di masyarakat.
Tidak hanya sering diputar di toko-toko atau kafe, Presiden Jokowi bahkan request lagu itu untuk dinyanyikan oleh Farel Prayoga pada acara HUT ke-77 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Rabu (17/8/2022) lalu.
Namun lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet tidak jadi dinyanyikan oleh Farel, lantaran tim pengiring tidak siap.
Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet kini tengah menjadi sorotan banyak pihak, salah satunya oleh pendakwah PBNU KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq.
Gus Muwafiq menilai lagu itu dapat melecehkan nama Joko Tingkir yang merupakan seorang tokoh agama Islam di Pulau Jawa.
Menyadari kesalahannya, pengarang lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet pun menyampaikan permintaan maaf.
Ia menuturkan bahwa dirinya tidak bermaksud melecehkan nama Joko Tingkir. Ia mengaku bahwa semua itu karena ketidaktahuaannya saja terkait sosok dibalik nama Joko Tingkir.
"Pada kesempatan ini, ijinkan saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Lamongan dan pihak-pihak yang tersinggung atau kurang berkenan karena saya telah membuat lirik menggunakan nama joko tingkir," ucapnya dalam video yang diunggah oleh akun tiktok @masydaloveu pada Sabtu, (20/8/2022).
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena kekurangtahuan saya, ketidakpahaman saya dibalik nama Joko Tingkir ini adalah sosok seorang ulama besar dan dihormati di Jawa," lanjutnya.
Sontak, video itu pun langsung mendapat beragam tanggapan dari warganet.
"Bagus mas broo ..itu namanya lelaki sejati," ucap akun @******ng.
"Masnya bijak, merasa bersalah, berani minta maaf," ujar akun @*****ah.
"Mantap, selagi itu tidak ada unsur kesengajaan dan belum tahu benar tentang jati diri beliau. Memang manusia itu tempat banyak kesalahan," kata akun @******37.
Untuk diketahui Joko Tingkir merupakan salah satu nama Sultan Hadiwijaya, sebelum menjabat sebagai raja Kasultanan Pajang.
Selain itu, Joko Tingkir merupakan tokoh yang banyak menurunkan ulama-ulama besar dan raja di Jawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun