SuaraJawaTengah.id - Manajemen dan Panitia Pelaksana Pertandingan Nusantara United masih terus mengoptimalkan komunikasi dengan Pemerintah Kota Magelang jelang laga perdana di Liga 2 musim 2022/2023.
Berkandang di Stadion dr. H. Moch. Soebroto, Kota Magelang - Nusantara United dijadwalkan menjamu Persipa Pati dalam pekan pembuka pada Selasa (30/8/2022) sore WIB.
Permohonan manajemen NUFC untuk menggelar pertandingan dengan dihadiri penonton pada pekan pertama ini masih menunggu keputusan resmi yang dikeluarkan Pemkot Kota Magelang pada H-1 pertandingan.
“Kami tentu ingin memfasilitasi kehadiran teman-teman suporter dari Pati untuk menyaksikan tim kebanggaannya berlaga. Itu juga sekaligus menjadi win-win solution bagi kami dan Persipa,” ucap COO Nusantara United, Adhitya Hernadian.
“Manajemen dan Panpel pertandingan Nusantara United sampai saat ini masih terus melakukan koordinasi demi memperjuangkan hak suporter untuk menyaksikan pertandingan dan untuk pekan-pekan laga selanjutnya,” tambahnya.
Sebelumnya, Komisaris Utama Nusantara United, Gamma A. Thohir, telah menyatakan permintaan maaf atas kekecewaan yang ditimbulkan dari keputusan laga tanpa penonton dari Pemkot Kota Magelang untuk laga kontra Persipa Pati.
“Seluruh elemen Nusantara United FC selalu berharap kehadiran penonton untuk setiap pertandingan. Kami juga ingin bersinergi dengan baik bersama Pemerintah Kota Magelang,” tutur Gamma.
“Kami mohon maaf dengan sangat atas ketidaknyamanan ini, kami tentu memahami perasaan suporter tim tamu. Namun, kami juga harus mematuhi keputusan Pemerintah Kota Magelang,” imbuh dia.
“Kami akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi demi terlaksananya pertandingan dengan penonton, karena kami selalu terbuka untuk suporter tim tamu yang datang dan meramaikan pertandingan,” pungkasnya.
Baca Juga: Liga 2 2022-2023 Resmi Digelar, Persekab vs PSIM Jadi Laga Pembuka
Kami menyadari bahwa pertandingan pertama selalu krusial untuk setiap tim peserta, dalam hal ini bagi Nusantara United dan Persipa Pati.
Namun, kami juga harus menaati arahan pemerintah kota dan pihak keamanan karena kenyamanan serta keamanan menjadi pertimbangan utama dalam menggelar sebuah pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun