Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Kamis, 01 September 2022 | 21:10 WIB
Menerbangkan lampion di Dieng Culture Festival. [Guideku.com/Dany]

Sebab, prediksi membludaknya pengendara yang menuju ke DCF akan terjadi.

“Akan dilakukan rekayasa satu arah untuk mengatasi penumpukan yang parah. Karena tiket yang berjumlah 3000 sudah habis, belum lagi wisatawan non tiket,” katanya.

Pihaknya berkoordinasi dengan Polres Wonosobo untuk jalur via Wonosobo. Pihaknya memprediksi 80 persen wisatawan akan melalui jalur Wonosobo.

“Pada jalur Wonosobo akan dilakukan sistem buka tutup, pada hari pertama akan di prioritaskan dari arah bawah menuju dieng, kemduian truk pengangkut dan kendaraan besar tidak diizinkan melintas,” jelasnya.

Baca Juga: Jelang Dieng Culture Festival XIII, Penginapan di Dieng Kulon Banjarnegara Habis Dipesan Wisatawan

Sementara untuk rekayasa one way, lanjutnya, kendaraan dari arah Banjarnegara di Simpang Aswatama jalan lurus, tidak boleh belok kanan atau ke arah Museum Kaliasa.

Kemudian dari arah Wonosobo belok kiri ke arah Telaga Warna, ke Kawah Sikidang ke Aswatama. Pengecualian rombongan dari Kementerian, Provinsi maupun Pemkab Banjarnegara yang dikawal.

Saat gelaran DCF, kendaraan dilarang parkir dibahu jalan dan tempat sembarangan.

“Kita sudah koordinasi dengan tukang parkir, agar tidak parkir sembarangan. Juga menyiapkan beberapa rambu, terutama lahan parkir, satu arah, petunjuk arah,” terangnya.

Sedangkan Dinhubkominfo telah menyiapkan 30 kantong parkir yang mampu menampung ribuan kendaraan roda empat dan roda dua.

Baca Juga: Ratusan Penginapan di Dieng Kulon Habis Dipesan Jelang Dieng Culture Festival 2022

Kontributor : Citra Ningsih

Load More