SuaraJawaTengah.id - Bentrokan antara suporter PSIS Semarang dan Persis Solo hingga saling lempar batu terjadi di depan Stadion Manahan, Sabtu (3/9/2022) malam.
Kericuhan itu berlangsung usai kedua suporter menyaksikan laga lanjutan pekan kedelapan BRI Liga 1 2022/2023.
Ironisnya, polisi menemukan beragam batu di dalam truk pengangkut suporter PSIS Semarang.
Aksi saling lempar batu antara suporter Persis Solo dengan PSIS Semarang sempat terjadi pasca pertandingan antar kedua tim di Stadion Manahan, Sabtu 3 September 2022 malam.
Pantauan di lapangan, aksi saling lempar batu tersebut terjadi saat suporter PSIS Semarang akan meninggalkan kompleks Stadion Manahan dengan menggunakan truk, mereka melempari suporter Persis Solo yang tengah berjalan di area Plaza Manahan hingga akhirnya dibalas dan terjadi saling lempar baru.
Untungnya aksi saling lempar baru tersebut tak berlangsung lama setelah personel gabungan dari Polresta Solo dan Brimob C Pelopor Polda Jawa Tengah langsung mengamankan lokasi.
Petugas kepolisian langsung menutup Jalan Adi Sucipto dan menyisir truk-truk yang digunakan untuk mengangkut para suporter PSIS Semarang tersebut.
Benar saja di dalam bak truk didapati sejumlah batu yang diduga sengaja disiapkan oknum suporter. Tak hanya batu, petugas juga mendapati adanya botol bekas miras.
Setelah memastikan semua batu yang disimpan di dalam truk dibersihkan, petugas pun langsung mengawal truk yang membawa suporter PSIS Semarang tersebut untuk melanjutkan perjalanan ke Semarang.
Baca Juga: Tren Positif Borneo FC Dipatahkan Persikabo 1973 di Pakansari
Wakapolresta Solo, AKBP Gatot Yulianto mengatakan tidak ada korban dalam aksi saling lempar batu antar suporter tersebut karena hanya berlangsung singkat setelah petugas kepolisian bergerak cepat melakukan pengamanan.
"(Saling lempar) Tidak ada korban, memang ada beberapa batu yang kita temukan tapi kita sudah amankan," ujar Wakapolresta.
Sementara itu, untuk memastikan keamanan para suporter PSIS Semarang hingga kembali ke Semarang, petugas kepolisian melakukan pengawalan secara estafet, dari beberapa Polres yang wilayahnya dilintasi. Yakni Polres Sukoharjo, Karanganyar hingga sampai ke Semarang.
"Kita sudah amankan dan kemudian kita (pengaman) estafet nanti sampai dengan Semarang," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya