SuaraJawaTengah.id - Akar tanaman purwaceng merupakan tanaman merambat yang diolah menjadi minuman khas Dataran Tinggi Dieng. Uniknya, tanaman ini hanya ada di Dieng.
Salah satu petani dan penjual purwaceng, Saroji mengatakan, tanaman purwaceng hanya tumbuh di Dieng. Purwaceng memiliki bau yang khas dan tajam sehingga mudah dikenali.
"Hanya ada di Dieng, dan kalaupun ada yang mirip itu cara membedakannya dari baunya. Karena bau purwaceng dari kejauhan sudah tercium aromanya," kata dia, Minggu (4/9/2022).
Bentuk tanaman purwaceng hampir sama seperti tanaman merambat lainnya. Ia memiliki daun kecil yang rimbun berawarna hijau dan batang berwarna kemerahan, serta memiliki akar serabut yang nantinya dapat diolah menjadi minuman khas Dieng berkhasiat tinggi.
"Ini berkhasiat untuk mengahatkan badan, menjaga stamina dan imunitas tubuh, juga meningkatkan stamina pria ini yang jadi unggulan," kata dia.
Saroji menyebut, purwaceng sudah ditemukan sejak zaman dahulu. Pengolahan akar purwaceng menjadi minuman sudah menjadi tradisi turun temurun bagi warga Dieng.
"Sudah dari jaman dulu, kakek-nenek saya juga minum ini (purwaceng)," sebutnya.
Untuk bisa dikonsumsi, mula - mula akar tanaman purwaceng dicuci kemudian dijemur. Jika sudah kering kemudian ditumbuk hingga menjadi bubuk.
Bubuk tersebut kemudian bisa diseduh dengan air panas atau dicampur dengan kopi maupun susu. Selain ditumbuk, purwaceng juga bisa direndam beberapa hari kemudian diseduh dengan air panas.
"Rasanya enak, tidak pahit, ada sensasi hangat seperti jahe, cuma ini aromanya beda," ungkap Veny, salah satu wisatawan DCF asal Purworejo.
Selama ini, minuman purwaceng kerap dianggap tabu bagi kaum perempuan. Padahal, purwaceng juga memiliki manfaat untuk perempuan yang jarang diketahui.
"Masih ada yang menganggap minum purwaceng buat perempuan itu tabu, padahal bisa untuk menyuburkan rahim," jelas Saroji sambil menemani pembeli minum purwaceng.
Tak heran jika saat ini, banyak penggemar minuman purwaceng untuk dikonsumsi sehari-hari. Bagi wisatawan luar daerah, jangan lewatkan untuk mencicipi atau membeli sebagai oleh-oleh purwaceng saat berkunjung ke Dieng.
Keunikan minuman khas Dieng ini juga dihadirkan dalam rangkaian DCF 2022. Ribuan gelas disiapkan untuk diminum bersama-sama oleh wisatawan yang hadir secara gratis.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Rony Hartawan menyebut ada 1.516 gelas minuman Purwaceng yang disiapkan. Kegiatan ini berhasil memecahkan rekor MURI minum purwaceng terbanyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bukan LCGC! Ini 3 MPV Bekas Rp80 Jutaan Paling Nyaman dan Irit BBM, Dijamin Senyap di Tol
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo