SuaraJawaTengah.id - Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, saat melakukan melakukan audiensi dan menyalurkan seribu paket bansos pada para nelayan di TPI Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal pada Minggu (11/9/2022).
Dalam kesempatan itu, Kapolda turut memberikan ratusan paket bansos dan motivasi pada komunitas nelayan.
Kapolda Jateng mengungkapkan dirinya turut memantau perkembangan di lingkungan nelayan dan memastikan kebutuhan BBM bagi operasional melaut para nelayan tetap terpenuhi.
"Penyaluran BBM mulai kilang hingga tingkat SPBU dan SPB Nelayan, kita bantu kelancaran dan pengawasannya. Untuk para pelaku penyalahgunaan BBM sudah ditindak tegas," kata Kapolda.
Dirinya juga mengungkapkan sudah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pemenuhan kebutuhan BBM bagi komunitas nelayan tetap terpenuhi sesuai kebutuhan.
"Terkait keluhan nelayan tentang sulitnya nelayan memperoleh BBM, nanti tempatkan personil di SPBU-SPBU termasuk di SPBU khusus nelayan," tandasnya.
Berdasar data diketahui, jumlah total Nelayan kecil diwilayah Jateng ada 63.839 orang, sedangkan jumlah kapal perikanan GT kecil ( < 30 GT ) yg berhak menerima BBM Subsidi ada 35.561 unit.
"Kepolisian turut mengawasi agar BBM bersubsidi tetap lancar tersedia dan dimanfaatkan hanya oleh yang berhak. Hasil koordinasi dengan Pertamina ketersediaan BBM di Jateng cukup untuk beberapa bulan ke depan. Masyarakat diharap tetap tenang dan tidak melakukan panic buying," jelas Kapolda.
Sementara itu Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy memberikan keterangan pemberian bantuan sosial oleh Polda Jateng juga menyasar pada komunitas nelayan.
Baca Juga: Gaji Pas-pasan, Nih Cara Atur Uang Saat Harga BBM Naik
"Hari ini disalurkan bantuan untuk nelayan di Kabupaten Kendal. Seluruh polres yang mempunyai satuan Polair juga melakukan hal yang sama," kata Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy
Terkait dengan pengawasan pemberian bantuan bagi para nelayan kecil, lanjut dia, Polda Jateng sudah melakukan pendampingan termasuk Bantuan Tunai Langsung Pedagang Kaki Lima dan Nelayan (BTLPK Nelayan).
"Pemberian bantuan bagi nelayan selalu kita bantu kelancarannya. Berdasar data, sampai April 2022, bantuan BTLPK Nelayan sudah tersalurkan 19.500 di 5 Kabupaten yaitu Pati, Pekalongan, Tegal, Kebumen Kendal," terangnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
Terkini
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan