SuaraJawaTengah.id - Platform e-commerce Tokopedia melalui Head of External Communications Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya membagikan tips agar pelaku UMKM bisa membagi waktu antara pekerjaan dan usaha sampingan secara efektif.
Tokopedia sendiri mencatat para penjual di platform-nya merupakan UMKM lokal yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk para pegiat usaha yang sekaligus menjalankan pekerjaan tetap.
Berikut lima tips yang dapat diterapkan bagi pelaku usaha, dikutip dari ANTARA Kamis (15/9/2022).
Alokasi waktu dengan tepat
Membagi waktu dengan tepat antara pekerjaan tetap dan bisnis sampingan akan membantu menghindari pengorbanan waktu antara satu kegiatan dengan yang lainnya.
"Misal, di pagi hari bisa difokuskan pada pekerjaan tetap. Saat istirahat siang, bisa menikmati makan siang sambil bertemu dengan vendor usaha sampingan atau membalas chat calon pembeli," kata Ekhel.
Aktifkan fitur “smart reply”
Fitur “smart reply” dapat memudahkan penjual dalam membalas chat pembeli dengan lebih cepat secara otomatis. Penjual bisa menggunakan fitur tersebut untuk tiga fungsi yang berbeda, yaitu menjawab pertanyaan tentang stok produk, pengiriman, dan spesifikasi produk.
"Fitur ‘smart reply’ ini akan membantu penjual tetap responsif dengan calon pembeli walau sedang sibuk dengan kegiatan lain," ujar Ekhel.
Baca Juga: 3 Manfaat Hobi Menyulam, Bisa Menambah Penghasilan!
Manfaatkan fitur iklan agar promosi terus berjalan
Penjual dapat memanfaatkan fitur beriklan otomatis TopAds agar produknya tampil teratas di halaman Tokopedia. Cukup dengan mengatur anggaran harian, penjual secara lebih praktis dapat menjangkau lebih banyak pembeli dan memaksimalkan penjualan.
Menurut Tokopedia, dampak positif dari fitur TopAds dirasakan oleh banyak pegiat usaha, salah satunya Mulia Beras, UMKM Makassar yang memberdayakan petani lokal, yang mencatat peningkatan omzet dua kali lipat setelah menggunakan fitur tersebut.
Jangan ragu untuk meminta bantuan
Memegang dua tanggung jawab bisa menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang. Jangan ragu untuk meminta bantuan dari rekan terdekat untuk memudahkan pekerjaan.
Banyak UMKM lokal yang berhasil mempertahankan kelangsungan bisnisnya dengan mengedepankan kolaborasi bersama rekan atau keluarga, salah satunya Resep Roemah.
"Usaha makanan sehat untuk anak ini tidak akan bisa berdiri kalau saya tidak mengandalkan peran keluarga saya," ujar Pemilik Usaha Resep Roemah, Steven Hadi Gunawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama