SuaraJawaTengah.id - Riset bertajuk "Indonesia Mobile Payment Review 2022" dari platform keuangan digital LinkAja dan perusahaan media yang berbasis di Singapura DealStreetAsia menunjukkan bahwa para pegiat UMKM di Indonesia menilai adopsi dompet digital (e-wallet) makin penting bagi keberlangsungan bisnis maupun ekonomi digital.
Laporan tersebut menunjukkan sebanyak 76 persen responden setuju bahwa memiliki e-wallet sebagai sarana untuk memproses transaksi perannya semakin penting bagi para pelaku bisnis UMKM.
"Riset yang dilakukan ini memberikan banyak masukan penting untuk adopsi e-wallet lebih luas lagi di Indonesia terutama di kalangan UMKM, karena kita dapat melihat potensi adopsi e-wallet sebagai salah satu metode pembayaran para pelaku UMKM tersebut," kata Head of Research ASEAN dari DealStreetAsia Andi Haswidi dikutip dari ANTARA pada Minggu (18/9/2022).
Lebih lanjut, riset menunjukkan sebanyak 97 persen responden yang disurvei sudah pernah menggunakan setidaknya satu jasa e-wallet dan lebih dari setengah offline merchant, tepatnya sebesar 56 persen dari pengguna baru mulai menggunakan e-wallet untuk pertama kalinya dalam masa pandemi.
Temuan riset lainnya memperlihatkan bahwa meskipun uang tunai masih menjadi metode pembayaran utama, namun pembayaran secara digital kian menjadi alternatif pembayaran yang paling populer, dimana e-wallet menjadi alternatif pembayaran di luar cash yang paling populer di kalangan UMKM.
Hal ini terlihat dari 23 persen jumlah responden yang mengatakan bahwa mereka melayani transaksi digital melalui e-wallet dari pelanggan mereka setiap hari, yang mana porsi pembayaran melalui transfer bank sebesar 9 persen sedangkan porsi pembayaran melalui kartu debit dan tunai sebesar 5 persen.
Sementara itu, hasil studi ini juga sejalan dengan riset "E-conomy SEA 2021" yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Co yang menunjukkan sebanyak 1 dari 3 merchants di Asia Tenggara mengaku bahwa tanpa kehadiran platform digital, mereka tidak akan mampu mempertahankan operasi usaha selama pandemi.
Dalam riset tersebut, disebutkan juga bahwa sudah banyak merchant yang merasakan dampak positif dari aplikasi platform digital, terutama dari sisi bertambahnya peluang bisnis. Maka dari itu, penerapan platform digital, khususnya dari sisi pembayaran, akan semakin marak ditemui pada merchant, tak terkecuali UMKM.
Dari sisi platform, Chief of Finance & Strategy Officer LinkAja Reza Ari Wibowo mengatakan kolaborasi dengan berbagai pihak dirasa penting untuk melakukan digitalisasi pada rantai pasok ekosistemnya dengan menyediakan layanan keuangan (pembayaran dan pembiayaan), sekaligus menjadi penyedia produk digital bagi pelaku UMKM.
Baca Juga: UMKM Adopsi Dompet Digital untuk Keberlangsungan Bisnis
"Dengan berkolaborasi dengan LinkAja, pelaku UMKM akan mendapatkan manfaat seperti meningkatkan penjualan, menyederhanakan penanganan uang tunai, mendapatkan pembayaran secara langsung dari para pembeli tanpa kasbon, hingga memantau kinerja bisnis mereka," ujar Reza.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Fakta-Fakta Miris Erfan Soltani: Demonstran Iran yang Divonis Hukuman Mati
-
Suzuki Fronx vs Honda WR-V: Ini 9 Perbandingan Lengkap yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
-
BRI Peduli Bangun Saluran Air di Desa Depok, Wujudkan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan
-
7 Tempat Wisata di Purbalingga yang Pas Dikunjungi Saat Libur Panjang Isra Miraj 2026
-
BRI Slawi Perkuat Kepedulian Sosial dan Solidaritas Komunitas Lokal