SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang kini memiliki training center baru. Lapangan yang dibuat sendiri oleh manajemen klub laskar mahesa jenar itu bernama Wasesa Soccer Field.
Training center Wisesa Soccer Field dengan rumput buatan itu diresmikan pada, Rabu (28/9/2022). Lapangan latihan PSIS Semarang itu berada di Pondok Majapahit, Kelurahan Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi berkata dengan dibukanya lapangan Wisesa Soccer Field ini artinya PSIS punya 3 training center yakni di Stadion Citarum dan Lapangan Bakdi Soenarto di Banyumanik.
"Jadi nantinya ini tidak hanya dipakai oleh PSIS yang utama, tapi dari development, EPA, maupun tim putri," kata Yoyok.
Baca Juga: PSIS Semarang Daftarkan Ian Andrew Gillian Sebagai Pelatih Kepala
Selain itu, Yoyok menambahkan pembukaan ini merupakan bagian proyek jangka panjang dari PSIS Development.
"Untuk development kami memang punya proyek jangka pendek, menengah dan panjang. Untuk yang panjang adalah dengan memperbaiki infrastruktur," katanya.
Lapangan yang baru diresmikan ini kata Yoyok adalah permulaan. Pasalnya, masih ada sisi lain di tanah seluas 7 hektar yang akan dibangun.
"Kami akan kembangkan jadi mess dan ruang meeting. Supaya misalnya bisa jadi tempat pelatihan wasit maupun pelatih. Biasanya kalau pelatihan kan tidurnya di hotel tapi latihannya di lapangan jadi harus ada akomodasi, kalau sekarang tidak," ungkapnya.
Kemudian untuk mess sendiri akan dibangun untuk mewujudkan boarding school dari PSIS Development.
Baca Juga: Usai TC, Bhayangkara FC Fokus Hadapi PSIS Semarang di Pekan ke-11 BRI Liga 1
"Kalau kemarin PSIS Development ada usia 8,10, dan 12, nantinya di sini akan ada 14,16 sampai 20 tahun karena usia itu sudah harus boarding," sambung Yoyok.
Di luar pemakaian latihan PSIS Semarang, lapangan ini juga akan disewakan untuk masyarakat sekitar.
Bahkan, dengan koordinasi bersama Bupati Demak dr. Hj. Eisti'anah, Yoyok menyebut tim Demak seperti PSD dan PSDB boleh memakai lapangan ini.
"Bu Bupati sudah mengapresiasi namun memberi catatan agar tidak lupa dengan tim-tim Demak. Maka untuk PSD maupun PSDB boleh memakai lapangan ini," paparnya.
Sementara eks Wali Kota Semarang Sukawi Sutari bersyukur atas selesainya pembangunan lapangan ini.
Dia mengajak masyarakat sekitar untuk ikut membantu merawat lapangan Wisesa ini.
"Mohon bantuannya untuk merawat agar bisa digunakan secara bersama-sama," ungkapnya.
Selain itu, Sukawi berharap lapangan ini bisa berdampak baik untuk warga sekitar dan bisa membuat sejahtera.
"UMKM semoga bisa ikut laris karena lapangan ini bakal didatangi oleh banyak orang terutama PSIS Semarang. Selain itu semoga dengan adanya lapangan ini bisa menginspirasi anak-anak sekitar untuk bermain bola dan jadi pemain PSIS di masa depan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
PSIS Semarang Renggut Kemenangan Persebaya, Perasaan Rivera Campur Aduk
-
Paul Munster Minta Persebaya Jaga Konsistensi, Optimis Kalahkan PSIS Semarang?
-
PSIS Semarang: Tak Dilirik Patrick Kluivert, Justru Sumbang Pemain ke Timnas Negara Lain
-
Pelatih PSIS Semarang Soroti Persaingan Ketat Tim Papan Bawah karena Hal Ini
-
Persija Jakarta Kandaskan PSIS Semarang, Carlos Pena: Saya Sangat Bangga!
Terpopuler
- Pamer Hampers Lebaran dari Letkol Teddy, Irfan Hakim Banjir Kritikan: Tolong Jaga Hati Rakyat
- Kekayaan Menakjubkan Lucky Hakim, Bupati Indramayu yang Kena Sentil Dedi Mulyadi
- Jairo Riedewald Belum Jelas, Pemain Keturunan Indonesia Ini Lebih Mudah Diproses Naturalisasi
- Jualan Sepi usai Mualaf, Ruben Onsu Disarankan Minta Tolong ke Sarwendah
- Bak Trio Ridho-Idzes-Hubner, Timnas Indonesia U-17 Punya 3 Bek Solid
Pilihan
-
Megawati dan Prabowo Subianto Akhirnya Bertemu, Begini Respon Jokowi
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Tegaskan ASEAN Solid dan Bersatu
-
Emas dan Bitcoin Banyak Diborong Imbas Ketegangan Perang Dagang AS vs China
-
Red Sparks Bangkit Dramatis, Paksa Set Penentuan di Final Liga Voli Korea 2024/2025
-
RESMI Lawan Manchester United di Malaysia, ASEAN All-Stars Bakal Dilatih Shin Tae-yong?
Terkini
-
Pemprov Jateng Siap Gelontor Bantuan Keuangan Desa Sebanyak Rp1,2 Triliun
-
Semen Gresik dan Pemkab Blora Teken Kerjasama Pengelolaan Sampah Kota Melalui Teknologi RDF
-
10 Tips Menjaga Semangat Ibadah Setelah Ramadan
-
7 Pabrik Gula Tua di Jawa Tengah: Ada yang Jadi Museum hingga Wisata Instagramable
-
Jateng Menuju Lumbung Pangan Nasional, Gubernur Luthfi Genjot Produksi Padi 11,8 Juta Ton di 2025