SuaraJawaTengah.id - Dinas Kesehatan Kota Pekalongan melakukan pencegahan deteksi dini penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) guna menekan jumlah penderita penyakit itu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto mengatakan bahwa kegiatan deteksi dini penyakit paru obstruktif kronik ini menyasar pada 100 perokok usia 40 tahun ke atas.
"Penyakit ini memang tidak menular. Adapun gejala penyakit ini antara lain batuk dan sesak nafas," kata Slamet dilansir dari ANTARA, Rabu (28/9/2022).
Ia yang didampingi Administrator Kesehatan Muda Dinkes Kota Pekalongan Opik Taufik mengatakan tujuan kegiatan deteksi dini pencegahan penyakit paru obstruktif kronis agar yang bersangkutan terdeteksi belum parah bisa segera disembuhkan.
Bagi perokok yang belum merasakan penyakit ini, kata dia, agar menghentikan kebiasaan merokok dan tetap menjaga pola hidup sehat.
Dikatakan deteksi dini penyakit ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan workshop dan pembekalan yang telah dilaksanakan bersama dengan kesatuan dokter paru Indonesia.
Pemkot, kata dia, telah menunjuk 4 Puskesmas yaitu Bendan, Kusuma Bangsa, Sokorejo, dan Pekalongan Selatan.
"Hari ini kegiatan deteksi dini dilakukan di Puskesmas Bendan selama 2 hari ke depan dengan sasaran 100 perokok usia 40 tahun ke atas. Kemudian, kami lanjutkan pada Oktober 2022 di Puskesmas Kusuma Bangsa, Sukorejo, dan Pekalongan Selatan," katanya.
Ia menambahkan pada tahap pemeriksaan dimulai dengan pendataan melalui pengisian kuesioner, pengukuran tekanan darah, tinggi dan berat badan, pemeriksaan kadar monoksida (CO), dan dilanjutkan dengan pemeriksaan spirometri jika mereka memiliki nilai lebih dari 7 yakni untuk menilai fungsi paru-paru
Baca Juga: VIP Collagen Minuman Karya Anak Bangsa yang Siap Bersaing dengan Produk Luar Negeri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Fakta Baru Kecurangan UTBK di Undip, Polisi Sebut Peserta Diduga Jadi Korban Penipuan
-
Pelindo Terminal Peti Kemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Jogja: Pemotor Tak Berhelm Tabrak Nenek 80 Tahun hingga Tewas
-
Peserta UTBK Undip Berdalih Tak Paham Alat Dengar di Telinga, Polisi Beri Pembinaan
-
Ngeri! 5 Fakta Remaja Dibakar Paman di Semarang, Pemicunya Cuma Perkara Mandi