SuaraJawaTengah.id - Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Windu Partono mengatakan Pemerintah Kota Semarang perlu menyusun peta mikrozonasi gempa untuk menindaklanjuti keberadaan lima sumber gempa di sekitar Ibu Kota Jawa Tengah itu.
"Pusat Studi Gempa Nasional pada 2017 telah merilis tentang lima sumber gempa sesar aktif di sekitar Kota Semarang," kata Windu dikutip dari ANTARA di Semarang, Jumat (30/9/2022).
Kelima sumber gempa tersebut masing-masing Sesar Weleri, Sesar Semarang, Sesar Demak, Sesar Purwodadi dan Sesar Rawapening.
Keberadaan kelima sesar tersebut, lanjut dia, perlu ditindaklanjuti dengan penelitian dan pembuatan Peta Mikrozonasi Gempa Kota Semarang untuk melihat tingkat kerentanan wilayah terhadap bahaya gempa.
Ia menjelaskan peta mikrozonasi gempa dikembangkan dengan membagi satu wilayah menjadi zona yang lebih kecil.
"Dengan pembagian zona yang lebih kecil maka potensi getaran permukaan tanah akibat sumber gempa terdekat dapat diidentifikasi dan diprediksi dengan lebih teliti.
Ia menuturkan pengembangan peta mikrozonasi sangat diperlukan karena peta getaran tanah yang dikembangkan Kementerian PUPR dibuat dalam skala nasional sehingga tidak mudah diamati secara kasat mata.
"Tujuan pengembangan peta mikrozonasi gempa untuk mengidentifikasi potensi bahaya di satu wilayah akibat skenario kejadian gempa," katanya.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Pasaman Barat, Seorang Warga Terluka hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Nekat! Pelajar SMP di Magelang Rampok dan Aniaya Guru Sendiri Pakai Linggis
-
Jualan 30 Menit Langsung Ludes! Berkah Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Bikin Ketiban Rezeki
-
Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan
-
Tiga Tim Rebut Gelar Juara Piala by.U Series Semarang 2026, Persaingan Atlet Futsal Muda Memanas
-
Tak Hanya di Bandara, Ini Lokasi BRI Money Changer untuk Tukar Valas