SuaraJawaTengah.id - Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat mengawal proses penanganan tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan 132 orang meninggal dunia usai laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.
Anggota Komisi Hukum Arteria Dahlan menginginkan tragedi Kanjuruhan diusut sampai tuntas dan dibuka secara jelas kepada masyarakat.
"Kami ingin mencari kebenaran atas fakta. Tujuannya ingin mengusut secara tuntas," kata Arteria di Jawa Timur, hari ini.
Salah satu hal yang disoroti Arteria adalah terkait dengan prosedur standar yang dilakukan oleh seluruh pihak terkait tentang penyelenggaraan pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut.
Dia mengatakan akan mencermati di mana titik kesalahan, kekeliruan dan penyimpangan khususnya pada saat adanya upaya pengendalian massa pasca pertandingan. Fakta yang ia kumpulkan tersebut, akan menjadi bahan untuk meminta pertanggungjawaban pihak-pihak terkait
"Tidak boleh ada satu nyawa pun halal atas nama sepak bola. Ini bukan atas nama sepak bola, tapi murni kesalahan SOP pengendalian massa," ujarnya.
Arteria menambahkan dalam peristiwa tersebut apakah hanya cukup dengan penetapan enam orang tersangka serta adanya pencopotan sejumlah pejabat kepolisian. Ada sejumlah hal yang perlu dicermati dalam tragedi tersebut.
"Main siang dan malam itu berbeda. Main malam hari, tentu penonton lebih banyak dan hak siar lebih mahal. Main malam, indikasi judi juga ada. Saya bukan katakan ada perjudian, tapi indikasi ini harus kita lihat," katanya.
Berita Terkait
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Ini Deretan Kontroversi Arteria Dahlan, Terbaru Foto Bersama di Jalur Maut Sitinjau Lauik
-
Komisarisnya Narsis di Sitinjau Lauik, Ini Profil BUMN Pusri Palembang
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain