SuaraJawaTengah.id - Panitia penyelenggara konser musik Amazing Tegal Festival 2022 yang mendadak batal digelar tanpa alasan jelas dilaporkan ke polisi. Pelaporan dilakukan karena uang tiket hingga kini tak kunjung dikembalikan.
Pembeli tiket yang melaporkan penyelenggara ke polisi yakni Amir (30). Dia merasa dirugikan karena uang tiket Amazing Tegal Festival 2022 tak kunjung dikembalikan sesuai janji penyelenggara.
"Saya beli tiket early bird VIP Day 3 seharga Rp300.000 untuk dua tiket lewat online. Penyelenggara sudah berjanji akan mengembalikan uang tiket paling lambat 30 hari dan 45 hari setelah ada pengumuman pembatalan konser. Tapi ini sudah 45 hari tak ada pengembalian," kata Amir, Kamis (13/10/2022)
Menurut Amir, pihaknya sudah menanyakan ke penyedia jasa pembelian tiket yang digandeng penyelenggara terkait kejelasan pengembalian uang tiket.
Jawabannya, dia diminta menanyakan langsung ke penyelenggara karena uang hasil penjualan tiket sudah ditarik oleh penyelenggara.
"Penyedia jasa mengatakan kalau mereka hanya platform penyedia layanan untuk penjualan tiket. Uang tiketnya sudah ada di penyelenggara," ungkapnya.
Amir pun kemudian coba menghubungi orang yang disebut menjadi panitia penyelenggara. Awalnya, panitia itu sempat berjanji akan mengembalikan uang pembelian tiket secara bertahap. Namun, saat dihubungi lagi sudah tidak bisa.
"Tanggal 7 September saya kontak lewat pesan WA dibalas, bahwa refund akan dilakukan bertahap selama jam kerja. Namun saat saya kontak lagi hari ini sudah tidak aktif. Tidak ada jawaban sama sekali," ujarnya.
Kecewa dua kali dan merasa dirugikan, Amir akhirnya melaporkan panitia penyelenggara ke Polres Tegal Kota. "Saya yakin banyak pembeli tiket lainnya yang juga dirugikan karena uang tiket sampai sekarang belum dikembalikan," tandasnya.
Baca Juga: Empat Ribu Tiket saat Rusuh Kanjuruhan Diserahkan ke Polisi Sebelum Pertandingan
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Tegal Kota, AKP Untung Setiyahadi membenarkan adanya laporan terkait konser musik Tegal Amazing Festival 2022.
"Sudah dibuatkan LP (Laporan Polisi). Ada satu orang yang melapor," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (13/10/2022).
Untung menyebut pihak yang dilaporkan adalah panitia penyelenggara. Laporan ini tengah ditangani penyedik Unit 1 Satreskrim. "Pasalnya penipuan dan atau penggelapan," kata dia.
Selain melaporkan ke polisi, pembeli tiket Amazing Tegal Festival 2022 juga meluapkan kekesalan terhadap panitia penyelenggara di media sosial. Seperti diunggah akun @Rahmae di grup facebook Sisi Lain Kota Tegal.
Dalam unggahannya, dia menyertakan foto dua orang laki-laki dan seorang perempuan yang disebut sebagai panitia penyelenggara Amazing Tegal Festival 2022.
"#info. Dicari ketiga orang ini untuk menjelaskan dan menyelesaikan masalah terkait event Amazing Tegal Fest. Janji untuk merefund seluruh tiket 100%, early birth & presale 30 hari, reguler 45 hari. Tapi sampai sekarang belum juga menyelesaikan refund. Dan tidak ada respon/ kabar kapan refund tiket tersebut."
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun