SuaraJawaTengah.id - Video viral detik-detik sejumlah pemotor nyaris terseret banjir di Semarang Barat mendadak jadi perbincangan di media sosial (medsos).
Salah satu akun yang mengunggah video menegangkan itu adalah akun Instagram @batanginfo.id, Kamis (13/10/2022).
"Bagi warga Batang dan sekitarnya yang mau melewati arah Semarang disarankan lewat tol saja karena kali Mangkang banjir dan jalan macet," tulis keterangan unggahan tersebut.
Dalam video itu, bahkan ada salah satu pemotor yang nyaris terseret derasnya aliran banjir di ruas jalan Mangkang Semarang dan Kaliwungu Kendal tersebut.
Bahkan pengendara motor itu terlihat kesusahan mendorong motornya karena terjebak banjir setinggi setengah dari motor tersebut.
Diberitakan sebelumnya, ruas Pantura Semarang lumpuh akibat banjir yang menggenang kawasan Mangkang Wetan Semarang, Kecamatan Tugu dan Kelurahan Wonosari Ngaliyan, Kamis (13/10/2022) sore.
Melansir Ayosemarang.com--jaringan Suara.com, banjir di Mangkang Wetan dan Kelurahan Wonosari Ngaliyan ini terjadi sejak pukul 15.30 WIB.
Seorang warga, Andra Rizky yang tinggal di Mangkang Wetan RT2/1 menceritakan banjir awalnya terjadi di Jalan Pantura.
Genangan setinggi 50 centimeter tampak di Jalan Pantura dan membuat macet total. Namun karena semakin meninggi, banjir juga memasuki rumah warga.
"Kalau menurut saya ini karena proyek normalisasi yang belum selesai," ungkap Andra.
Sementara warga Mangkang lainnya yakni Adennyar Wycaksono mengungkap jika dia sempat terjebak macet banjir di Mangkang.
"Sempat lumpuh total dan kejebak kemacetan. Di sini memang sering. Selama Kali Bringin belum normal, tampaknya masih akan ada banjir seperti ini," sambungnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu di Purwodadi
-
7 Fakta Penemuan Pendaki Syafiq Ali Usai 17 Hari Hilang di Gunung Slamet
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global