SuaraJawaTengah.id - Anggota DPR RI Abdul Wachid, meminta agar Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II ruas Sayung-Demak yang progres pembangunannya hampir 100 persen, dapat segera dioperasikan sebagai upaya mengurai kemacetan lalu lintas di jalur pantai utara (pantura) Jawa Tengah.
"Jalan Tol Semarang-Demak ruas Sayung-Demak bisa dibuat mengatasi kemacetan akibat pembangunan Jembatan Wonokerto dengan mengalihkan mobil kecil bisa lewat jalur tol adapun bus dan truk tetap lewat jalur pantura," kata Abdul dikutip dari ANTARA di Semarang, Kamis (20/10/2022).
Menurut dia, pembangunan jembatan yang menghubungkan jalur pantura Semarang-Kudus itu berefek serius terhadap kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalur pantura Jawa Tengah.
"Akibat pembangunan jembatan Wonokerto-Demak, jalur pantura macet parah sudah berbulan-bulan," ujar anggotda dewan dari Fraksi Partai Gerindra itu.
Selain itu kemacetan tersebut juga berdampak serius terhadap perekonomian warga pantura sehingga kalau dihitung secara ekonomi kerugian masyarakat pengguna jalan pantura bisa mencapai ratusan miliar rupiah.
Menurut dia, kerugian secara ekonomi terjadi karena moda transportasi sebagai penunjang pergerakan ekonomi masyarakat terhambat mobilitasnya.
"Jelas berdampak ke mobil angkutan barang, angkutan jasa serta pengguna jalan pribadi, bayangkan berapa BBM yang terbakar akibat antrean yang rata-rata dua sampai tiga jam dengan ribuan mobil selama 24 jam," katanya.
Dampak kemacetan tersebut, lanjutnya, juga berpengaruh terhadap kualitas barang yang diangkut. Oleh karena itu Wachid menyarankan agar tim pengawasan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sering cek atau sidak lokasi proyek.
"Mestinya jenis pekerjaan proyek di jalur utara baik jalan maupun jembatan dikerjakan 24 jam penuh dengan tiga shift pekerjaan. Biar cepat selesai atau jalur tol Demak-Sayung yang pekerjaannya sudah 90 persen, bisa di buat mengatasi kemacetan dengan mengalihkan mobil kecil bisa lewat jalur tol adapun bus dan truk tetap lewat jalur pantura," ujarnya.
Baca Juga: Capex Rp4,3 Triliun, PT PP Selesaikan Proyek Tol Semarang-Demak Hingga Rumah Indonesia di Mekkah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan
-
OTT Bupati Sudewo, KPK Amankan Rp2,6 Miliar! Inilah Alur Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
5 Modus Korupsi Bupati Pati Sudewo, Peras Kades Demi Jabatan Perangkat Desa
-
Bukan LCGC! Ini 3 MPV Bekas Rp80 Jutaan Paling Nyaman dan Irit BBM, Dijamin Senyap di Tol