SuaraJawaTengah.id - Partai Solidaritas Indonesia menyatakan siap mendukung Ganjar Pranowo menjadi calon presiden pada pemilu 2024, bahkan sebagai garda terdepan.
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengapresiasi pernyataan Ganjar Pranowo yang mengaku siap dicalonkan sebagai presiden RI.
“Pernyataan Mas Ganjar itu layak diapresiasi dan sudah ditunggu puluhan juta rakyat. Kalau beliau menjadi presiden, kecemasan bahwa Indonesia bakal terpuruk pasca-2024 bisa kita halau dari pikiran. Kita optimis untuk Indonesia yang semakin makmur, adil, dan toleran,” katanya dalam pernyataan tertulis.
Grace mengatakan kepemimpinan nasional membutuhkan sosok yang sangat kompeten dan berintegritas, tidak boleh sosok medioker.
“Mas Ganjar sudah terbukti dengan kerjanya di Jawa Tengah. Dengan beliau menyatakan siap jadi capres, Indonesia punya harapan untuk memiliki presiden dengan kualitas yang tak kalah dengan Pak Jokowi,” kata Grace.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kornas Ganjarist Kris Tjantra menyambut deklarasi PSI untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden pada pemilu serentak 2024.
Relawan pendukung Ganjar sebagai calon presiden itu menyambut deklarasi PSI sebagai angin segar. Ganjarist senang partai mulai serius mempertimbangkan Ganjar sebagai calon presiden.
Dia juga menyampaikan harapan agar partai-partai mengikuti jejak Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.
"Kami berharap partai-partai lain pun juga ikut memberi dukungan kepada Ganjar. Kami lihat jelas-jelas elektabilitas seseorang menjadi tolak ukur partai mengambil keputusan rasional," kata Kris.
PSI mendeklarasikan politikus PDI Perjuangan itu sebagai calon presiden dan dianggap merupakan hal yang rasional karena elektabilitasnya yang tinggi.
Berita Terkait
-
Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT
-
Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris
-
Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?
-
Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar
-
Dinasti Jokowi Belum Habis! Kaesang Berpeluang Melenggang ke Senayan Lewat 'Kandang Banteng'
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR