SuaraJawaTengah.id - Kabar mengaejutkan dari PSIS Semarang. Salah satu pemain terbaiknya mengundurkan diri disaat kompetisi tengah dihentikan.
Ia adalah Rachmad Hidayat. Penggawa PSIS Semarang di BRI Liga 1 2022/2023 itu mengirimkan surat pengunduran diri sebagai pemain PSIS.
Pemain asal Medan ini mengundurkan diri karena alasan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan.
"Rachmad terhitung sudah mundur dari PSIS sejak akhir Bulan September lalu. Dia mengundurkan diri karena alasan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan dan surat pengunduruan diri secara resmi telah kami terima. Kami terima pengunduran diri tersebut karena Rachmad sudah tidak bisa fokus di tim," ujar General Manager PSIS, Wahyoe "Liluk" Winarto di Semarang, Rabu (26/10/2022).
Sementara itu, Rachmad Hidayat dalam suratnya mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh elemen tim PSIS.
"Saya mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh teman, pelatih dan manajemen PSIS Semarang. Dengan ini saya mengucapkan terimakasih atas kesempatan dan dukungan yang saya dapatkan ketika berada di PSIS Semarang," tutur Rachmad Hidayat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun