SuaraJawaTengah.id - Pemilihan Rektor Universitas Sebelas Maaret (UNS) Surakarta mengerucut pada nama Sajidan. Ia pan dipastikan bakal menggantikan Jamal Wiwoho pada masa jabatan 2023-2028.
Diketahui Sajidan berhasil memperoleh suara terbanyak pada pemilihan calon Rektor UNS Surakarta.
Wakil Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UNS Hasan Fauzi mengatakan pada hasil pemilihan pada Sidang Pleno MWA tersebut awalnya ditawarkan dengan dengan tata cara musyawarah.
"Tapi tidak tercapai musyawarahnya, kemudian sesuai peraturan yang ada pemilihan dilakukan dengan voting," kata Hasan dikutip dari ANTARA pada Jumat (11/11/2022).
Ia mengatakan untuk jumlah anggota MWA UNS yang memiliki hak suara pada pemilihan calon Rektor UNS tersebut ada 17 orang.
Namun, karena Menteri Agraria Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang juga sebagai Ketua MWA UNS Hadi Tjahjanto memiliki sembilan suara, artinya berkontribusi sebesar 30 persen.
"Dari total ini suara terbanyak yakni 12 diperoleh Prof Sajidan, suara kedua terbanyak sebelas diperoleh Prof Hartono, dan dua suara diperoleh I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani," katanya.
Dengan hasil tersebut, dikatakannya, MWA UNS memutuskan rektor terpilih untuk masa bakti 2023-2028 yakni Sajidan.
"Untuk pelantikan insyaallah akan dilakukan pada tanggal 12 April 2023," katanya.
Baca Juga: Sembilan Guru Besar Mendaftar Jadi Balon Rektor UNS
Sementara itu, sebelumnya Sajidan menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Bisnis, dan Informasi. Nantinya Sajidan akan menggantikan Jamal Wiwoho yang sebelumnya menjabat sebagai Rektor UNS masa bakti 2019-2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Saksi Bongkar Fadia Arafiq Jadi Sumber Modal PT RNB, Ada Aliran Uang Rp1,7 Miliar
-
Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?
-
Terjebak di Tengah Api, ART dan Dua Balita Jadi Korban Kebakaran Rumah di Semarang
-
Aksi Kejar Pelaku Curanmor Berakhir di Karanganyar, Berikut Kronologi Lengkapnya
-
Dorong Koperasi dan Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Dianugerahi Bakti Koperasi Pradana Nayaka