Secara keseluruhan, Serbia memenangkan enam pertandingan dan seri dua kali. Dan ini membuat Serbia memaksa Portugal melewati dahulu babak playoff sebelum bisa membawa tiket putaran final Piala Dunia 2022.
Dengan perjalanan semulus itu wajar jika Serbia diselimuti oleh kepercayaan diri yang tinggi, apalagi mereka juga promosi ke Liga A Nations League setelah menang 2-0 atas Norwegia yang diperkuat bomber Erling Haaland, berkat dua gol yang dibuat Dusan Vlahovic dan Aleksandar Mitrovic.
Prediksi sebelas pemain pertama
Serbia (3-4-1-2): Vanja Milinkovic-Savic; Nikola Milenkovic, Stefan Mitrovic, Strahinja Pavlovic; Andrija Zivkovic, Nemanja Gudelj, Sergej Milinkovic-Savic, Filip Kostic; Dusan Tadic; Dusan Vlahovic, Luka Jovic
Brazil (4-2-3-1): Alisson; Danilo, Marquinhos, Thiago Silva, Alex Sandro; Casemiro, Lucas Paqueta; Raphinha, Neymar, Vinicius Junior; Richarlison
Skenario pertandingan
Fakta Brazil yang mereka hadapi membuat Serbia ancang-ancang melindungi ekstra kipernya dengan memasang tiga bek tengah dalam formasi 3-4-1-2.
Tapi Aleksandar Mitrovic masih berjuang menghadapi cedera pergelangan kaki sehingga mungkin absen melawan Brazil. Untuk itu, Luka Jovic mungkin dipasang sebagai starter di ujung serangan bersama Dusan Vlahovic.
Dusan Tadic akan tepat berada di belakang ujung tombak kembar itu guna merusak konsentrasi dan mengganggu lini pertahanan Brazil.
Namun kekuatan Serbia terletak di lini tengah di mana Sergej Milinkovic-Savic yang sedang dalam performa terbaiknya akan berduet dengan Nemanja Gudelj di episentrum lapangan guna menjinakkan agresi Brazil dan saat bersamaan turut merancang serangan.
Unit pertahanan harus dalam performa terbaik kala menghadapi tim sedahsyat Brazil yang tak pernah berhenti menekan.
Untuk itu, trio bek tengah Stefan Mitrovic, Nikola Milenkovic, dan Strahinja Pavlovic akan membentuk benteng di depan kiper Vanja Milinkovic-Savic.
Andrija Zivkovic dan Filip Kostic akan menjadi dua bek sayap yang sekaligus bertarung dengan sayap Brazil dan membantu serangan dari sisi lapangan.
Siapa pun lawannya, Brazil dipastikan tetap menyerang, tetapi mengingat Tite jenis pelatih yang sangat mempedulikan pertahanan, maka dia akan memasang pola yang sama-sama kuat baik di belakang maupun di depan.
Ini membuat formasi 4-2-3-1 menjadi paling ideal bagi Brazil, apalagi Serbia tak memiliki kebiasaan untuk mengandalkan serangan balik dan reaktif menumpuk pemain kala menghadapi tim seagresif Brazil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS
-
BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
BRI Perkuat Bekal Kewirausahaan PMI Taiwan, Siapkan Langkah Membangun Usaha di Tanah Air
-
Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah