SuaraJawaTengah.id - Air rob atau pasang laut di pesisi utara Jawa Tengah diprediksi akan naik. Masyarakat diminta waspada dengan kondisi tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan puncak limpasan air laut yang masuk ke darat atau rob di sepanjang pesisir utara Jawa Tengah hingga 4 Desember 2022.
"Fase tertinggi pasang pada 1 sampai 4 Desember," kata Kepala BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retno Widyaningsih dikutip dari ANTARA pada Sabtu (3/12/2022).
Ia mengatakan puncak ketinggian rob diprakirakan bisa mencapai 1,1 meter.
Meski demikian, lanjut dia, pada Kamis (1/12) hingga Jumat, puncak rob tercatat mencapai 1,9 meter.
Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah kawasan di wilayah utara Kota Semarang dilanda rob, termasuk kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.
"Kenapa yang hari ini tinggi, karena mungkin semalam disertai dengan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat," katanya.
Wilayah yang terdampak pasang air laut tersebut, lanjut dia, merata terjadi di seluruh pesisir Jawa Tengah.
Adapun waktu terjadinya pasang air laut dimulai pada pukul 17.00 WIB dan mencapai puncak pada pukul 03.00 hingga 06.00 WIB.
Baca Juga: Makam Terendam Banjir Rob di Indramayu
"Pagi sampai siang nanti sudah mulai surut," tambahnya.
Puncak pasang air laut, menurut dia, diprakirakan akan kembali terjadi di akhir bulan pada 24 hingga 31 Desember 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Lampu Kuning Pajak Kudus: Target Rp335 Miliar, Tiga Bulan Pertama Masih 'Ngos-ngosan'
-
Pajak Kendaraan Tanpa KTP di Jateng Apakah Bisa? Begini Caranya
-
Duka Pernikahan di Demak, 7 Fakta Ibu Mempelai Wafat 2 Jam Menjelang Akad
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang