Budi Arista Romadhoni
Senin, 02 Maret 2026 | 03:35 WIB
Tangkapan layar video emak-emak diduga curi susu di Rama Swalayan Jepara. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Dua perempuan diduga mencuri susu di Rama Swalayan Jepara pada Jumat (27/2/2026), terekam CCTV dan videonya viral.
  • Modus pelaku adalah pura-pura belanja lalu menyembunyikan susu ke dalam daster, menyebabkan kerugian sekitar Rp1,5 juta.
  • Polsek Mlonggo sedang menyelidiki kasus ini setelah laporan resmi diterima dan mengimbau masyarakat tidak berspekulasi.

SuaraJawaTengah.id - Warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dibuat geger oleh beredarnya video CCTV yang memperlihatkan dua perempuan diduga melakukan pencurian susu di Rama Swalayan, Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo. Rekaman berdurasi 44 detik itu cepat viral setelah diunggah akun Instagram @infoseputarjepara dan memicu berbagai reaksi warganet.

Peristiwa yang disebut terjadi pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB ini kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Berikut rangkuman tujuh fakta penting dari kasus yang menyita perhatian publik tersebut.

1. Aksi Terekam CCTV dan Viral di Media Sosial

Kasus ini mencuat setelah video rekaman CCTV swalayan beredar luas, termasuk melalui akun Instagram Info Seputar Jepara. Dalam rekaman tersebut tampak dua perempuan berada di salah satu sudut toko.

Video berdurasi 44 detik itu memperlihatkan rangkaian aksi yang diduga sebagai pencurian. Viralitas video membuat kasus ini cepat mendapat perhatian masyarakat.

2. Pelaku Diduga Dua Emak-Emak

Dalam rekaman, terlihat dua perempuan dengan penampilan berbeda.

Ciri-ciri yang terekam CCTV antara lain perempuan pertama mengenakan daster ungu dan jilbab hitam tanpa masker dan perempuan kedua memakai kaos lengan panjang hijau, celana hitam panjang, jilbab gelap, serta masker.

Keduanya tampak beraktivitas layaknya pembeli biasa sehingga tidak langsung menimbulkan kecurigaan.

Baca Juga: 15 Makanan Khas Jepara yang Bikin Nagih, Cocok Buat Wisata Kuliner Akhir Pekan!

3. Modus Pura-Pura Belanja

Berdasarkan rekaman, kedua perempuan tersebut awalnya berpura-pura berbelanja dengan membawa keranjang.

Mereka berjalan menyusuri area swalayan seperti pelanggan pada umumnya. Modus ini diduga untuk mengelabui karyawan maupun petugas keamanan.

4. Susu Disembunyikan ke Dalam Daster

Momen yang paling disorot publik adalah ketika salah satu perempuan mengambil satu pack susu kotak dari keranjang.

Dalam hitungan detik, susu tersebut dimasukkan ke dalam daster dengan cara dijepit di bagian selangkangan. Aksi ini terekam jelas dalam CCTV.

Setelah itu, keduanya tidak langsung keluar dari toko.

5. Sempat Berputar-putar Sebelum ke Kasir

Usai diduga menyembunyikan barang, kedua perempuan itu masih berkeliling ke beberapa etalase.

Mereka kemudian menuju kasir tanpa melaporkan atau membayar susu yang diduga telah disembunyikan. Pola ini diduga untuk menghindari kecurigaan petugas.

6. Aksi Baru Terungkap 2,5 Jam Kemudian

Kapolsek Mlonggo, Iptu Tambar, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurutnya, kasus ini baru diketahui sekitar pukul 13.30 WIB atau sekitar 2,5 jam setelah dugaan aksi terjadi. Awalnya, seorang karyawan mendapati rak susu dalam kondisi kosong.

Setelah dicek data penjualan, tidak ditemukan transaksi pembelian susu pada waktu tersebut.

“Kemudian dia (karyawan) mengajak security mengecek CCTV. Dan benar ada dua orang perempuan mengambil susu yang berada di rak dan dimasukkan ke dalam pakaian,” jelas Iptu Tambar.
Temuan ini menjadi dasar awal laporan dugaan pencurian.

7. Total Kerugian Sekitar Rp 1,5 Juta

Dari hasil pengecekan lebih detail, diketahui sejumlah produk susu hilang.

Rinciannya meliputi 1 bungkus Diabetasol vanilla 570 gram, 4 bungkus Diabetasol cappuccino 570 gram, 3 bungkus Diabetasol cho 570 gram dan 5 bungkus BMT Gold 390 gram. 

Manager Rama Swalayan, Leonard Susanto, memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp 1.524.944 atau kurang lebih Rp 1,5 juta.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Menindaklanjuti viralnya video, piket Polsek Mlonggo bersama Unit Reskrim langsung mendatangi lokasi pada Jumat malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Sejumlah langkah awal telah dilakukan, antara lain olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi-saksi, pengamanan rekaman CCTV. Pihak swalayan juga telah melaporkan kejadian ini secara resmi kepada kepolisian.

Imbauan untuk Pengelola Ritel

Hingga kini Unit Reskrim masih bekerja untuk mengidentifikasi dan mengungkap pelaku. Polisi juga mengimbau pelaku usaha ritel agar meningkatkan pengawasan.

Langkah pencegahan yang disarankan antara lain memperkuat pemantauan CCTV, meningkatkan patroli petugas keamanan, memperbaiki sistem kontrol stok barang dan meningkatkan kewaspadaan di area rawan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindak pencurian di ritel modern masih kerap terjadi dengan berbagai modus.

Publik Diminta Tidak Berspekulasi

Meski video telah viral dan memicu berbagai komentar, polisi menegaskan penyelidikan masih berjalan. Identitas pelaku pun belum diumumkan secara resmi.

Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi berlebihan dan menunggu hasil penyelidikan aparat.

Kasus dugaan pencurian di Rama Swalayan Mlonggo ini kini menjadi perhatian publik Jepara, sementara kepolisian terus bekerja mengungkap fakta sebenarnya di balik video yang viral tersebut.

Kontributor : Dinar Oktarini

Load More