SuaraJawaTengah.id - Pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis secara terang-terangan meminta hakim untuk segera menjatuhkan hukuman pada kliennya.
Arman Hanis seperti sudah pasrah kliennya Ferdy Sambo salah dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Ia pun meminta hakim untuk tidak bertele-tele lagi dan segera menjatuhkan hukuman yang sepadan untuk Ferdy Sambo.
"Kalau saya nih, sudah putusin saja lah, enggak usah kita panjang-panjang sidang. Apalagi kita sidang?," ujar Arman Hanis dikutip akun TikTok @kampungkeling7.
Arman Hanis menambahkan alasan ia enggan bertele-tele lagi lantaran kecewa dengan sikap hakim yang seolah terus-menerus menyudutkan Ferdy Sambo.
"Hakim sudah simpulkan kok klien kami bohong. (Hakim) Enggak mau ungkap fakta yang benar. Udah putusin aja," tutur Arman Hanis.
Sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santosa meragukan cerita kesaksian Ferdy Sambo dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).
Setidaknya ada tiga keraguan dari Hakim Wahyu mengenai kesaksian cerita Ferdy Sambo. Pertama, soal Putri Candrawathi yang disebut sedang sakit di Rumah Saguling usai sampai dari Magelang.
"Nyatanya saat turun dan melakukan SWAB, dia (Putri) di dalam CCTV yang ada di rumah saudara itu tidak menunjukkan dirinya sakit," tuturnya.
Baca Juga: Rentetan Pengakuan Mengejutkan Ferdy Sambo, Tetap Kukuh Tak Perintahkan Tembak Brigadir J
Berikutnya, Hakim Wahyu meragukan kesaksian Ferdy Sambo yang mengatakan tidak tahu istrinya akan melakukan isolasi mandiri (isoman) bersama siapa saja di Rumah Duren Tiga.
"Kedua, saudara mengatakan bahwa dia mau isoman dan saudara tidak tahu-menahu, mau isoman sama siapa saja yang ikut. Itu satu hal yang gak masuk akal," ujarnya.
"Pada saat meninggalkan rumah Sagulng untuk isoman, istri saudara didampingi oleh saudara Ricky, Yosua, Kuat dan Richard, tanpa Susi. Jadi, sangat lucu kalau saudara mengatakan tidak tahu siapa yang mau diajak," hakim menambahkan.
Kejanggalan lainnya, kata hakim, terkait pernyataan Ferdy Sambo yang menyebut akan menemui Yosua setelah pulang dari bulutangkis pada 8 Juli 2022 malam.
"Saudara mengatakan tiba-tiba ke Duren Tiga mampir lihat Yosua saudara tambah amarah. Itu suatu yang gak mungkin gitu loh. Kemaren (waktu) Prayogi, Adzan Romer (bersaksi) tidak mengatakan bahwa kejadiannya seperti itu."
"Sangat lah janggal keterangan saudara dengan fakta-fakta yang ada. Saya selalu katakan saya tidak membutuhkan pengakuan, tapi karena saudara di sini disumpah tolong ceritakan apa adanya," pungkas hakim kepada Ferdy Sambo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Bukan Sekadar Ajang Berebut Medali, Ini Target Besar di Balik Porprov Jateng 2026
-
Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi
-
Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya
-
Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
-
Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1