Sementara Staf Distribusi Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jateng Evy Dwi Korawati mengapresiasi Bulog Jateng yang sudah menyalurkan beras SPHP.
"Di Jawa Tengah sudah dialokasikan. Minimal itu ada 5 titik untuk pasar tapi di sini luar biasa di 12 titik dan semua terkondisikan dengan baik dan laris manis.Harganya pun standar sesuai HET," katanya.
Dalam monitoring pihaknya mengakui menemukan beras SPHP dengan harga Rp 48 ribu, namun ternyata harga itu khusus untuk beras yang diantar.
"Yang menjual Rp 48 ribu itu diantar atau disebut ada ongkirnya. Tapi pada dasarnya sebagai konsumen juga tidak karena sudah tertera dengan harga yang pasti. Karena yang melebihkan lihat harga yang diberikan oleh Bulog itu ada keterangannya," ungkapnya.
Sedangkan salah seorang pedagang di Pasar Peterongan, Kusanah menyebut harga beras memang mengalami kenaikan belakangan ini.
"Harga hanya beras yang naik. yang biasa Rp10 ribu sampai Rp11 ribu. Tapi dari beras bulog Rp9.450 per kilogram, kemasan 5 kg Rp47.250 ribu," ujarnya.
Ia menyebut tidak ada gejolak dari pembeli. Bahkan ia menyebut penjualan beras kini tidak ramai seperti dulu.
"Dulu kalau beras mahal kruyuk-kruyuk beli. Tapi sekarang anteng. Enggak banyak yang beli. seminggu bisa 5 sak atau 50 kg," ujarnya.
Baca Juga: Harga Gabah dan Beras Naik Awal Tahun Baru 2023, Apa Penyebabnya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight