SuaraJawaTengah.id - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melakukan penyesuaian jadwal jam layanan Unit Kerja Operasional (UKO) selama bulan Ramadan 1444 Hijriyah.
Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Andrijanto mengungkapkan bahwa jam pelayanan kas di UKO semula dari 08.00 – 15.00 pada hari kerja normal, menjadi 07.45 – 14.15 waktu setempat pada bulan Ramadan. “Selain itu, BRI juga melakukan penyesuaian pada jam pelayanan nasabah, dari semula pukul 08.00 – 14.00 pada hari normal menjadi pukul 07.45 – 15.15 pada bulan Ramadan kali ini,” imbuhnya.
Selain kantor cabang konvensional, BRI juga memastikan reability untuk jaringan e-channel. “Masyarakat juga dapat mengakses 250 ribu jaringan e-channel BRI yang terdiri dari ATM, CRM dan EDC untuk bertransaksi memenuhi kebutuhan finansial nasabah,” tambah Andrijanto.
Andrijanto pun juga terus mengajak agar masyarakat semakin terbiasa dalam melakukan transaksi digital banking melalui super apps BRImo. “Melalui BRImo, masyarakat dapat membayar tiket mudik dan balik untuk lebaran, selain itu masyarakat juga bisa membayar zakat dengan mudah melalui fitur donasi yang ada di BRImo dan tak lupa BRImo juga dapat digunakan untuk membagikan THR kepada sanak saudara melalui fitur transfer,” urai Andrijanto.
Pertumbuhan BRImo yang pesat, dimana saat ini sudah mencapai 25 juta user, tak lepas dari lebih dari 100 fitur di dalam BRImo yang terhubung dengan berbagai aggregator/biller terbaik. BRI juga memberikan killer features yang tentunya akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi. Adapun fiturnya adalah Digital Saving, Registrasi BRImo, Fast Menu, Tarik Tunai Tanpa Kartu dan Personal Financial Management. Saat ini BRI juga tengah menyiapkan beragam fitur-fitur menarik yang mengedepankan pada ecosystem transaction di dalam BRImo.
“BRI berkomitmen memberikan layanan keuangan terbaik bagi masyarakat Indonesia yang sedang melaksanakan ibadah Ramadan 1444 H,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
PSM Makassar di Ambang Juara BRI Liga 1, Wiljan Pluim: Kami Akan Jalani Laga Berat
-
BRI Liga 1 : Borneo FC Siap Kerja Keras Kalahkan Arema FC di Stadion PTIK
-
Raffi Ahmad Janjikan Rafathar Nonton Liverpoll di Inggris Jika Berpuasa Penuh
-
Persib vs Bhayangkara FC, Luis Milla Waspadai The Guardian yang Tengah On Fire
-
Thomas Doll Berniat Ikut Puasa Ramadan, Publik Ramai Bandingkan dengan Sikap Shin Tae Yong
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Kejurnas Sprint Rally Dongkrak Pengembangan Sport Tourism Jawa Tengah
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu