SuaraJawaTengah.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri di Provinsi Jawa Tengah menyebutkan akibat gempa bumi magnitudo 6,4 yang mengguncang barat daya Bantul Yogyakarta, Jumat (30/6/2023), berdampak di wilayah itu sekurangnya 111 rumah dan tiga sekolah mengalami kerusakan.
Menurut Kepala Pelaksana ( Kalak ) BPBD Wonogiri Trias Budiono di Wonogiri, Sabtu, akibat bencana gempa bumi tersebut dari data sementara laporan tercatat sekitar 111 rumah dan tiga gedung sekolah serta satu masjid di Wonogiri mengalami kerusakan.
"Kami jika melihat data sementara laporan kerusakan apakah Wonogiri mengalami situasi terparah dibandingkan wilayah Jateng lainnya, usai gempa kami belum bisa memastikan," katanya.
Namun, jika melihat hasil pantauan BPBD Provinsi Jawa Tengah terkait 11 wilayah kabupaten yang terdampak gempa Bantul, jumlah kerusakan terbanyak ada di Wonogiri.
Ia menyampaikan di wilayah Wonogiri bagian selatan mengalami dampak kerusakan paling banyak. Ada 111 rumah, tiga sekolah dan 14 fasilitas umum rusak. Kerusakan rata rata genteng dan plafon rumah jatuh, tetapi pendataan masih terus dilakukan.
Pihaknya sudah menurunkan ratusan sukarelawan kemanusiaan BPBD Wonogiri menyebar ke lapangan, untuk mendata dan melaporkan. Mereka bersama masyarakat terdampak untuk bergotong-royong membenahi dan memperbaiki rumah warga yang rusak.
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial, PMI, Polri dan TNI setempat untuk bersama-sama melakukan penanganan kedaruratan yang diperlukan termasuk bantuan logistik dan obat obatan yang disiapkan.
Data yang diunggah BPBD Jawa Tengah, kata dia, jumlah kerusakan bangunan di wilayah Wonogiri selatan belum sebanyak yang dijelaskan pihak BPBD Wonogiri.
Dari data BPBD Jateng disebutkan di Wonogiri ada 66 rumah rusak ringan, tiga gedung sekolah yakni SMPN 1 Paranggupito, SMK Pariwisata Pracimantoro dan SMK 1 Giriwoyo rusak berat, satu rumah ibadah rusak berat dan delapan fasilitas umum juga ikut rusak.
Baca Juga: Aktivitas Kereta Api Berhenti Saat Gempa Yogyakarta Jumat 30 Juni 2023
Sementara itu, dari pantauan di lokasi Pracimantoro Wonogiri, terlihat gempa bumi Bantul berdampak gedung SMK Pariwisata Pracimantoro rusak cukup parah. Sejumlah plafon ruangan rusak jatuh menimpa puluhan komputer dan ratusan genteng berjatuhan.
Ia menambahkan gedung SMK Pariwisata cukup parah. Kebetulan gedung itu, berdiri di atas aliran sungai bawah tanah dan kemungkinan di jalur patahan, sehingga dampak menjadi cukup parah ketika terjadi gempa dengan kekuatan besar.
Namun, hingga kini belum ada laporan adanya korban jiwa di Wonogiri dampak gempa itu, demikian Trias Budiono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama