SuaraJawaTengah.id - Aktris Luna Maya tiga kali berturut-turut dipercaya memerankan sosok legendaris film horor Suzzanna. Sebelumnya Luna Maya cukup sukses memerankan Suzzana di film "Bernapas Dalam Kubur" dan "Santet Ilmu Pelebur Nyawa".
Terbaru, untuk ketiga kalinya Luna Maya memerankan sosok Suzzanna dalam film "Malam Jumat Kliwon". Film horor tersebut akan segera tayang di layar lebar pada tanggal 3 Agustus 2023.
Bagi Luna Maya, memerankan sosok besar Suzzanna tidaklah mudah. Menurutnya, intonasi maupun dialek suara era 1980an paling sulit dipelajari.
"Cara saya mempelajari karakter Suzzanna dengan nonton film-filmnya dulu. Jadi saya bisa memahami saat dia lagi happy atau sedih, oh dialeknya gitu," tutur Luna Maya pada SuaraJawaTengah.id, Sabtu (8/7).
"Aku latihan terus (intonasi suara) tapi ya memang susah banget. Karena intonasi suara orang 80an khas banget cara dialognya. Terutama dalam penanggalan koma dan titiknya," tambahnya.
Luna Maya tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya memerankan sosok Suzzanna sampai tiga kali. Terlebih film "Malam Jumat Kliwon" ini ceritanya lebih panjang dari sebelum-sebelumnya.
"Film terbaru ini bukan semata mengangkat biografi Suzzanna. Tapi ibaratnya kita lagi menghayal kalau Suzzanna masih hidup, terus main film lagi seperti apa sih?," imbuhnya.
Perempuan berusia 39 tahun itu mengakui selama syunting film Suzzanna sering mengalami hal-hal mistis. Teranyar, saat proses syuting film "Malam Jumat Kliwon", ia mendengar suara perempuan tertawa cukup keras.
"Waktu syuting di gunung pancar semua kru termasuk mas Guntur dengar ada suara ketawa. Tapi saya sahutin balik aja," kelalar Luna Maya.
Baca Juga: Maxime Bouttier Semakin di Depan, Berani Cubit Mesra Pipi Luna Maya
Tak hanya itu, awal-awal memerankan film Suzzana. Luna Maya mengaku pernah didatangi Suzzana dalam mimpi.
"Tapi diem aja, nggak ngomong hei sister yang keren ya sister," terangnya.
Kental Nuansa Klasik
Berdasarkan penuturan sutradara, Guntur Soeharjanto, menuturkan kalau film "Malam Jumat Kliwon" menghadirkan sosok Suzzanna masih gadis.
"Ceritanya lebih ke nuasana lokal. Karena kita syuntingnya di sebuah pedesaan Jawa Timur," ungkap lelaki yang akrab disapa Guntur tersebut.
Guntur pun sangat antusias saat mendengarkan pemaparan produsen film untuk mencoba mengangkat Suzzanna muda. Baginya ide tersebut cukup brilian, karena selama ini sosok Suzzanna digambarkan saat sudah dewasa saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Tutorial Cara Menggunakan Aplikasi Cek Bansos Resmi Pemerintah
-
Kenapa Snaptik Populer sebagai TikTok Downloader? Ini Alasannya
-
Fakta-Fakta Miris Erfan Soltani: Demonstran Iran yang Divonis Hukuman Mati
-
Suzuki Fronx vs Honda WR-V: Ini 9 Perbandingan Lengkap yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
-
BRI Peduli Bangun Saluran Air di Desa Depok, Wujudkan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan