SuaraJawaTengah.id - Pertandingan PSIS Semarang melawan Borneo FC di Stadion Jatidiri pada Jumat (28/7/2023) berakhir imbang tanpa gol.
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius menyebut permainan laskar mahesa jenar tak begitu buruk. Apalagi melawan sekelas Borneo FC yang memiliki banyak pemain bintang.
"Kita tahu, Borneo tim bagus. Kita main bagus di babak pertama, babak kedua Borneo melakukan perubahan, pemain diganti. Bersyukur kami tidak kebobolan," ujar Agius usai pertandingan.
Ia mengakui kondisi PSIS Semarang memang dalam tidak baik. Ada lima pemain inti absen sekaligus.
"Kita tahu ada 5 pemain absen, tapi apa yang kita lakukan hasilnya imbang. Situsi yang ada saat ini seperti itu," ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Borneo FC Pieter Huistra mengaku bersyukur dengan hasil yang didapat. Meski hanya bisa mencuri 1 poin.
"Kita melihat pertandingan bagus, 20 menit kita bisa keluar dari serangan PSIS Semarang, babak kedua kita ada peluang, pertandingan berakhir 0-0," ujarnya.
Jalannya pertandingan pada babak pertama cukup menarik. Jual beli serangan langsung dilakukan oleh PSIS Semarang dan Borneo FC. Namun, serangan sering berhenti di lapangan tengah.
Kesempatan emas sempat diperoleh Alfeandra Dewangga, namun sayang tendangannya masih membentur tiang gawang di menit-menit awal.
Baca Juga: Jadwal BRI Liga 1 Hari Ini: PSIS vs Borneo FC hingga Persik vs Persib
Tak berselang lama, kerjasama Gali Frietas dengan Septian David Maulana juga nyaris membuahkan gol. Hingga akhir babak pertama skor bertaham imbang 0-0.
Babak kedua
PSIS terus melancarkan serangan ke pertahanan borneo fc. Tendangan bebas septian david di menit 68' ditepis kiper Nadeo.
Tempo permainan pun mulai menurun. Hingga peluit panjang dibunyikan, pertandingan berakhir dengan skor 0-0.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama