SuaraJawaTengah.id - Mahad Jamiah UIN Walisongo Semarang belakangan ini tengah jadi sorotan. Hal itu disebabkan para santri mengeluh soal konsumsi.
Sebelumnya beredar video yang menayangkan beberapa santri Mahad Jamiah UIN Walisongo curhat karena mendapatkan makanan tidak layak konsumsi.
"Kita manusia, untuk apa makanan basi seperti ini dikasihkan ke kami? Kami nggak butuh," seru seorang santri mengutip akun TikTok @mimshw03 dikutip pada Kamis (10/8/2023).
"Kalau kalian nggak niat ngasih makanan ke kami. Mending nggak usah," lanjut santri tersebut sambil menahan tangis.
Selain makanan basi, kebersihan makanan santri Mahad Jamiah UIN Walisongo juga jadi sorotan. Kekinian, ada santri yang menemukan ulat yang bercampur dengan makanan mereka.
Momen mengenaskan tersebut berhasil terekam dalam unggahan video di akun twitter @atnaldsdn_.
"Bukannya gimana-gimana tapi ini jorok banget," tulis caption akun tersebut.
Berdasarkan pantauan video berdurasi singkat itu mempelihatkan seorang santri syok ketika mendapati makanan temannya terdapat ulat.
Ulat tersebut nampak berada ditengah-tengah sayur kacang panjang di tepak makanan berwarna hijau.
Baca Juga: Diduga Lakukan Suap Dosen UIN Walisongo, 8 Kades di Demak Ditetapkan Sebagai Tersangka
"Guys, temanku dapat ini (makanan ada ulatnya)," kata seorang santri dalam video tersebut.
Santri ini pun hanya bisa mengelus dada sembari beristigfar dengan kejadian tidak mengenakan tersebut.
"Ya Allah, astagfirullahaladzim," tandasnya.
Kontributor: Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
-
Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1
-
2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50
-
Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak
-
Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda