SuaraJawaTengah.id - Kegagalan Timnas Indonesia U-23 di ajang Piala AFF 2023 memperpanjang tren tanpa trofi buat Shin Tae-yong selama menahkodai skuat garuda.
Juru arsitek asal Korea Selatan itu kembali menelan pil pahit di laga puncak melawan Timnas Vietnam U-23. Skuat garuda kalah 5-6 saat adu penalti setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal.
Padahal partai final AFF 2023 yang digelar di Rayong Province Stadium, Thailand, Sabtu (26/8) jadi kesempatan Shin Tae-yong merengkuh trofi pertamanya untuk Timnas Indonesia.
Sejak menjadi pelatih Timnas Indonesia 1 Januari 2020 silam. Shin Tae-yong tercatat udah dua kali gagal mempersembahkan gelar juara.
Kegagalan yang pertama saat Timnas Indonesia senior yang diisi banyak pemain muda berhasil melaju ke babak final di ajang Piala AFF 2020 Singapura.
Sayangnya, Timnas Indonesia kala itu tidak berdaya melawan Timnas Thailand di partai puncak. Skuat garuda kalah 0-4 di leg pertama, sedangkan di leg kedua imbang 2-2.
Kegagalan Shin Tae-yong merengkuh trofi pertamanya tentu jadi sorotan warganet di akun instagram @pengamatsepakbola. Tak sedikit dari mereka yang menunggu tanggapan dari pengamat sepak bola Akmal Marhali terkait kegagalan tersebut.
"Akmal Marhali makin besar kepala habis ini," ucap akun @jaja**.
"Pasti banyak bahan dia si Akmal," cetus akun @_masre**.
Baca Juga: Ernando Ari, Sang Pahlawan yang Berakhir Pecundang saat Adu Penalti: Saya Minta Maaf
"Tenang-tenang, Akmal nyocot biar netizen yang akan urus," tandas akun @qiv**.
Sebelumnya, empat hari yang lalu, koordinator dari Save Our Soccer (SOS) menilai kalau Shin Tae-yong belum bisa mendongkrak prestasi timnas Indonesia secara signifikan.
"Wajar kalau ada desakan Shin Tae-yong mundur dari jabatan pelatih Timnas Indonesia. Karena hingga saat ini belum ada prestasi yang bisa dibanggakan selama Timnas Indonesia di pegang Shin Tae-yong, baik di level senior maupun kelompok umur," ujar Akmal Marhali, dikutip dari laman Instagram @bolaatimnas, Rabu (23/8/2023).
Kontributor: Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang