SuaraJawaTengah.id - Usai tak lagi menjabat Gubernur Jawa Tengah sejak 2013. Bibit Waluyo kini beralih profesi jadi petani di daerah Kabupaten Magelang.
Hal itu terungkap dari sebuah unggahan video di akun TikTok @bejansyahidan, Jumat (15/6).
Pemilik akun itu tidak menyangka bisa bertemu sosok Bibit Waluyo. Disebutkan di usia senjanya, keseharian Bibit Waluyo saat ini dihabiskan di ladang.
"Ketemu pak Bibit Waluyo mantan Gubernur Jateng 2008-2013. Lama nggak muncul ternyata balik ke desa di Magelang jadi petani," kata pemilik akun tersebut dalam keterangan tertulisnya.
Selain menggarap sawah seluas 12 hektar, Bibit Waluyo juga ternyata mengelola tempat wisata bernama Senjakala Village yang berlokasi di Mendak Utara, Banyuwangi, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.
Rupanya akun ini meminta Bibit Waluyo untuk menyampaikan pesan-pesan dalam memilih pemimpin menjelang tahun politik di 2024 mendatang.
"Memilih pemimpin yang benar itu, pemimpin yang pintar, ngayomi, ngayemi dan ngayahi rakyat. Itu prinsip dan pokok yang harus diketahui semua orang. Tanpa itu bukan pemimpin," tutur Bibit Waluyo.
Pernah Bilang Jokowi Bodoh
Semasa menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. Bibit Waluyo pada tahun 2011 pernah menyebut Presiden Jokowi sosok yang bodoh.
Baca Juga: Profil 3 Calon Pj Gubernur Jawa Tengah Pengganti Ganjar Pranowo, Ada Nama Kepala BKKBN
Hal tersebut karena Jokowi yang kala itu menjabat sebagai Wali Kota Solo menentang menentang pembangunan sebuah mall. Karena penolakan itu Jokowi dikatakan sebagai Wali kota bodoh.
Meski mendapat perkataan kurang enak dari Bibit Waluyo, Jokowi tetap bersikap kalem dan menyatakan bahwa dirinya memang bodoh. Masih harus banyak belajar ke banyak orang dan tidak apa-apa meski dikatakan begitu.
Sayangnya, kepemimpinan Bibit Waluyo di Jawa Tengah hanya satu periode. Pada pemilihan berikutnya, dia yang berpasangan dengan Sudijono Sastroatmodjo kalah oleh pasangan Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko.
Selain itu, selama menjadi gubernur, Bibit Waluyo memang terkenal sebagai pejabat yang ceplas-ceplos dalam memberikan pernyataan.
Kontributor: Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis