SuaraJawaTengah.id - Rekaman video ketika seorang tukang bangunan di masjid Jepara menjadi korban pengeroyokan membuat netizen miris baru-baru ini. Alasan pengeroyokan ini adalah karena dirinya sempat menegur pelaku yang saat itu dalam pengaruh alkohol.
Di X, video tukang bangunan di masjid Jepara yang jadi korban pengeroyokan ini diunggah ke akun @tanyarlfes dan menjadi viral dalam waktu singkat.
Menurut keterangan unggahan, pelaku yang terdiri dari sejumlah pemuda ini diketahui dalam pengaruh minuman keras. Seorang tukang bangunan di masjid lalu mengingatkan pemuda-pemuda ini untuk tidak berbicara kasar di lokasi tersebut.
Teguran ini sayangnya tidak diindahkan oleh pelaku yang justru mengamuk dan melakukan tindakan pengeroyokan kepada korban.
"Jadi para pelaku ini abis mabok, pas di masjid itu ada tukang bangunan yang ngingetin mereka supaya gak ngomong sembarangan karena ada di area masjid. Eh malah dikeroyok" tulis @tanyarlfes.
Berdasarkan rekaman video CCTV di area masjid, kelima pemuda yang tidak terima karena ditegur ini langsung menyerang tukang bangunan tersebut. Salah satu dari pemuda tersebut bahkan memukul tukang bangunan dengan besi.
Sedangkan tukang bangunan lainnya yang berada di lokasi ini langsung buru-buru kabur menghindari amukan pemuda-pemuda yang sedang dalam pengaruh alkohol ini.
Aksi tidak bertanggung jawab ini lalu dilaporkan ke pihak berwajib yang langsung mengambil tindakan tegas dan mengamankan pelaku pengeroyokan tersebut.
Kejadian tukang bangunan di masjid yang menjadi korban pengeroyokan ini rupanya terjadi di Masjid Besar Baitul Muttaqin, Jepara pada Minggu (17/9/2023) lalu.
Baca Juga: Cak Imin Bakal Khotbah Jumatan di Masjid Al Fathu Bandung, PKB Klaim Bukan Kampanye Cawapres
Berita Terkait
-
Karyawan SPBU di Sleman jadi Sasaran Pengeroyokan Usai Temukan Transaksi Biosolar Mencurigakan
-
Warga Pasuruan Digegerkan Video Seorang Pria Dihajar Sekelompok Pemuda
-
Kesaksian Warga Soal Insiden Dinding Masjid Roboh yang Tewaskan Bocah Saat Berwudhu, Terdengar Teriakan Histeris
-
Digelar Dekat Masjid, Parade Goyang Pirang di Lumajang Tuai Pro dan Kontra
-
Tak Perlu ke Turki, Replika Masjid Hagia Sophia Ternyata Ada di Malang
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain