SuaraJawaTengah.id - Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep resmi dikukuhkan sebagai ketua umum (ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk menggantikan estafet kepemimpinan Giring Nidji.
Pengumuman suami Erina Gudono sebagai nahkoda baru PSI di acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas). Saat diumumkan, 38 Ketua DPW PSI naik ke atas panggung dipimpin oleh Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie.
"Mari kita sambut Ketua Umum baru kita, Bro Kaesang Pangarep," Grace di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2023).
Sontak pengumuman itu disambut riuh oleh ratusan kader PSI yang hadir di lokasi. Para kader PSI meneriakkan nama Kaesang.
Menariknya, saat pengukuhan sebagai ketum PSI. Kaesang Pangarep tampil tak biasa dengan mengenakan kemeja kotak-kotak.
Salah satu DPP PSI, Dedek Prayudi buka suara soal makna dibalik kemeja kotak-kotak yang dikenakan Kaesang Pangarep.
Menurutnya, kemeja kotak-kotak tersebut memiliki melambangkan politik persatuan dan kegembiraan.
"Kemeja mas Kaesang itu kemeja kotak-kotak yang merepresentasikan beberapa warna, melambangkan politik persatuan, kegembiraan, saling kebersinggunan antara garis horizontal dan vertikal melambangkan sinergi," kata Dedek Prayudi melalui cuitannya di akun X.
"Kemeja kotak-kotak ini bikin dejavu ya," tambahnya.
Baca Juga: Cak Imin Intip Peluang Ajak PSI Gabung Koalisi Perubahan Usai Kaesang Jadi Ketum
Sementara itu, dalam pidatonya Kaesang juga mengajak relawan Jokowi yang belum menjadi kader politik untuk bergabung ke PSI.
Pemilik Persis Solo ini juga lalu menyinggung makna kemeja kotak-kotak yang sangat identik sosok Jokowi.
"Untuk relawan pak Jokowi pasti ingat kan dengan pakaian saya ini. Pakaian yang menjadi simbol banyak hal, simbol lahirnya gerakan relawan dalam peta politik Indonesia, simbol antar kelas sosial, sederhana tapi menyatukan, penuh warna tanda riang gembira," jelas Kaesang.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Daya Saing, Tiga Tim Inovasi Semen Gresik Bertarung di APQO International Conference 2026
-
Jangan Cuma Dilestarikan, Wakil Ketua DPRD Jateng Sebut Budaya Lokal Butuh Inovasi Agar Mendunia
-
Jaga Air Tanah dari Rumah, Pemprov Jateng Gelorakan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
-
Laba BRI Capai Rp31,2 Triliun, Buyback Saham Berlanjut
-
Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk