SuaraJawaTengah.id - Dedengkot suporter Panser Biru, Kepareng alias Wareng senang bukan main bisa membully balik suporter Pasoepati karena bos Persis Solo Kaesang Pangarep terjun ke dunia politik.
Sebelumnya, Pasoepati acap kali membully Panser Biru karena background bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi adalah orang politik.
"Ekekekek mana mulut orang selatan (Solo) yang bilang Kaesang nggak bakal berpolitik. Cuman Yoyok aja yang berpolitik," kata Wareng dikutip dari postingan akun instagram.
Kemudian Wareng menantang pada teman-teman Pasoepati berani tidak mengkritisi keputusan Kaesang Pangarep yang memilih bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Bahkan baru dua dua hari jadi anggota, putra bungsu Presiden Jokowi itu langsung diangkat jadi ketua umum PSI menggantikan Giring Ganesha.
"Resolusi 100 tahun Persis Solo hanya untuk meniru ceo politisi. Yang kemarin membully YS, pada berani nggak bully anak lurah," bebernya.
Sebagai pemilik klub Persis Solo, ternyata Kaesang bukan orang pertama sebagai petinggi klub yang bergelut di bidang politik.
Jauh sebelumnya, ada empat nama para petinggi Persis Solo yang turut menjadi pengurus partai politik.
Nama-nama tersebut diantaranya Sigid Haryo Wibisono (Golkar), FX Hadi Rudyatmo (PDIP), Paulus Haryoto (PDIP) dan Joni Sofyan Erwandi (PDIP).
Dengan demikian, Kaesang Pangarep seperti meniru dan mengikuti jejak-jejak para pendahulunya di Persis Solo.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama