SuaraJawaTengah.id - Kebakaran Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Jatibarang Kota Semarang masih terus terjadi. Hal itu tentu menjadi perhatian banyak pihak.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu pun sampai berkantor sementara di TPA Jatibarang. Langkah itu dilakukan untuk mempermudah koordinasi dan pendampingan upaya pemadaman kebakaran.
"Hari ini saya minta pindah kantor sementara di TPA Jatibarang. Makanya saya nunggu di sini. Supaya enggak kepikiran," kata Ita, sapaan akrab Hevearita, dikutip dari ANTARA pada Selasa (10/10/2023).
Ita menginginkan segala bentuk rapat internal, diskusi, disposisi dan urusan kantor untuk dilakukan di area TPA Jatibarang, sembari memantau proses pemadaman yang masih terus berlangsung.
"Makanya hari ini pindah berkantor di TPA Jatibarang. Melihat situasi, kalau besok (11/10) masih diperlukan pendampingan, saya akan di sini dulu. Rapat-rapat sementara di sini. Temen-temen mau konsultasi di sini," katanya.
Saat ini, pemadaman kebakaran di TPA Jatibarang sudah dilakukan dengan bantuan "water bombing" atau pengebom air melalui helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Selain pemadaman dari udara, upaya pemadaman juga dilakukan dari darat melalui metode injeksi atau penyuntikan air menggunakan pipa ke dalam tumpukan sampah untuk memadamkan bara api.
Diakui Ita, tumpukan sampah yang tinggi menyulitkan proses pemadaman karena bara-bara api terkadang tidak terdeteksi sehingga perlu dilakukan pengeboman air dan penyuntikan air.
Kebakaran setidaknya sudah empat kali terjadi di TPA Jatibarang sejak September 2023, diawali pada Senin (18/9) lalu yang berlangsung lebih dari satu minggu, dan dibantu dengan pengeboman air.
Baca Juga: Duh! SDN 4 Ngaliyan Lumpuh, Dampak dari Kebakaran TPA Jatibarang
Kebakaran kedua terjadi pada Jumat (22/9) lalu yang menimpa deretan kandang sapi di kawasan TPA Jatibarang, atau jauh dari lokasi kebakaran pertama. Ada tiga anak sapi yang tewas dalam kebakaran itu.
Ketiga, kebakaran terjadi lagi di TPA Jatibarang pada Kamis (5/10) lalu di lokasi yang cukup berdekatan dengan lokasi kebakaran yang pertama, dan api akhirnya bisa dipadamkan.
Kebakaran yang keempat kalinya di TPA Jatibarang dengan intensitas yang lebih besar terjadi pada Jumat (6/10) lalu, dan kali ini diputuskan melibatkan lagi bantuan pengeboman air untuk menuntaskan pemadaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Krisis Air Bersih Jangan Cuma Dianggap Masalah Musiman! Ini Peringatan Keras Wakil Ketua DPRD Jateng
-
Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi
-
Kendal Tornado FC Syukuri Raihan Empat Poin dari Dua Laga Tandang
-
Polresta Solo Ungkap 537 Gram Sabu, Dua Tersangka Ikut Dibekuk
-
Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar