SuaraJawaTengah.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, disenggol Kaesang Pangarep terkait dengan maraknya judi online dan para selebritas yang mempromosikannya. Hal itu disampaikan Kaesang saat Budi Arie Setiadi hadir di pocast PDP.
"Kan judi kan dari Menkominfo sebenarnya sudah diblokir terus, Pak, tapi muncul terus juga," ujar Kaesang pada Budi Arie Setiadi.
"Masih banyak influencer-influencer promo," sahut Egi.
Budi Arie Setiadi mengaku tak pernah mendukung hal tersebut. Sebab, menurutnya, judi online sangat berbahaya bagi masyarakat.
"Janganlah kita mempromosikan judi online. Itu kan perbuatan melanggar hukum," ujar Budi Arie Setiadi.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa judi online dapat merusak masyarakat lantaran ketagihan. Sementara, judi online tidak akan membuahkan keuntungan apapun bagi para pemainnya.
"Bayangin sehari 30.000, sebulan 900.000, setahun 10,8 juta. Uang itu kalau dibelikan makanan untuk anaknya kan lebih berguna. Nggak ada yang menang itu bohong, itu ditipu bandar kalau menang," tambahnya.
Tak sampai di situ, Kaesang Pangarep juga mempertanyakan terkait kebijakan Menkominfo yang ramai diperbincangkan publik lantaran memberlakukan pajak bagi perusahaan judi online.
"Ketika saya melangkah dua bulan ini, berdiskusi pada banyak pihak, saya nggak usah sebutin. Ada yang ngusulin ke saya, 'pak udahlah daripada susah berantas judi online kita pajakin aja' itu pandangan mereka, walaupun itu bukan posisi kita," tutur Budi Arie Setiadi.
Baca Juga: Projo Bakal Deklarasikan Dukungan Capres di GBK Hari Ini, Sosoknya Ikut Hadir!
Menurutnya, kebijakan terkait judi online yang ilegal hanya di Indonesia. Meski begitu Menkominfo secara konsisten akan selalu menegakkannya dengan hukum yang berlaku. Sebab, judi online dinilai sangat merusak masyarakat.
"Ini tetap ilegal secara hukum dan undang-undang yang berlaku di Indonesia. Kita terus tindak secara hukum. Ini merusak rakyat," imbuhnya.
Kontributor: Dinna Lailiyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain